Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soehat Masuk Usulan Rute Trans Jatim

N
Penulis: Nabila Amelia❯
TUNGGU ACC JATIM: Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) diusulkan Dishub Kota Malang sebagai rute Bus Trans Jatim koridor dua. 
TUNGGU ACC JATIM: Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) diusulkan Dishub Kota Malang sebagai rute Bus Trans Jatim koridor dua. 

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Usulan rute untuk Bus Trans Jatim koridor dua terus dimatangkan. Terutama rute yang mengarah ke Kota Malang. Sampai sekarang belum ada penetapan rute dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim.

Dalam menentukan rute itu, Dishub Provinsi Jatim juga mempertimbangkan usulan dari perangkat daerah terkait. Untuk rute yang menuju ke Kota Malang, Dishub Provinsi Jatim berkoordinasi dengan Dishub Kota Malang.

Advertisement

Kepala Dishub Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan, ada beberapa usulan rute yang sedang digodok. "Pertama, usulan rute dari Terminal Arjosari ke Terminal Hamid Rusdi atau sebaliknya lewat kawasan Sulfat," kata dia, kemarin (24/8).

Untuk rincian jalan-jalan yang dilewati dari Terminal Hamid Rusdi. Kemudian, bus mengarah ke Jalan Ahmad Yani (depan Malang Creative Center), Jalan Laksda Adi Sucipto, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Jalan Sulfat, kawasan Sawojajar, Jalan Ki Ageng Gribig, Jalan Mayjend Sungkono, hingga ke Terminal Hamid Rusdi. 

Kemudian muncul usulan rute agar Bus Trans Jatim lewat kawasan Soekarno-Hatta (Soehat). "Jadi nanti dari Terminal Arjosari, bus lewat Jalan Soehat, Jalan Mayjend Panjaitan (Bethek), Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Jalan Basuki Rahmat (depan PLN dan BCA), Jalan Tugu (depan Balai Kota Malang), hingga ke Terminal Hamid Rusdi," ungkap Jaya.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu keputusan dari Dishub Provinsi Jatim. Upaya lain seperti penetapan patok untuk titik henti yang menjadi shelter atau rambu di Kota Malang juga belum dilakukan.

"Informasi terakhir, pengadaan koridor dua Trans Jatim menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK) 2026," tegas Jaya. Selanjutnya, untuk realisasi pada Oktober mendatang dilakukan bersamaan dengan hari jadi Provinsi Jatim.

Sementara untuk koordinasi dengan paguyuban angkutan kota (angkot) sejauh ini berjalan dengan baik. Pasca pertemuan di Harris Hotel & Convention pada 3 Juli, menurut Jaya, perencanaan koridor dua berlangsung dengan baik. (mel/by)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Tambah Pagar Pengaman di Jembatan Soehat Malang, Ternyata Begini Alasannya

Tambah Pagar Pengaman di Jembatan Soehat Malang, Ternyata Begini Alasannya

Pagar pengaman di Jembatan Soekarno-Hatta (Soehat) ditambah. Pada Rabu malam (6/8), Pemprov melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jatim mulai memasang pagar baru di sebelah timur.

Penertiban Parkir Liar Soehat Malang Tunggu Restu Provinsi

Penertiban Parkir Liar Soehat Malang Tunggu Restu Provinsi

Parkir liar di trotoar Jalan Soekarno-Hatta (Soehat) masih akan berlanjut. Itu karena Pemkot Malang tidak melakukan penertiban dalam waktu dekat ini. Kenapa?

Terbantu Angkutan Pelajar, Siswa Berharap Rute DIperluas dan Penjemputan Fleksibel

Terbantu Angkutan Pelajar, Siswa Berharap Rute DIperluas dan Penjemputan Fleksibel

Sejumlah pelajar berharap layanan angkot pelajar bisa lebih fleksibel. Terutama dari sisi jam penjemputan dan jangkauan rute.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer