GRESIK - Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kota Pudak berkumpul menjelang Arafah Muzdalifah dan Mina. Selain mengakomodasi para jemaah untuk mempersiapkan ibadah, obat-obatan yang dikirim dari Gresik juga dibagikan. Fandi Akhmad Yani, petugas haji 2025 menginisiasi rapat koordinasi bersama KBIH, ketua kloter, hingga tenaga kesehatan.
Terdapat sejumlah persiapan untuk memperlancar ibadah para jemaah asal Kota Santri. Yani mengatakan, pihaknya bersama forum KBIH melakukan pemetaan adanya kyai di tiap-tiap hotel. Tujuannya untuk membimbing jemaah mulai dari niat hingga pelaksanaan ibadah.
”Karena ini nanti kan per syarikah jadi tidak lagi per kloter atau per KBIH. Nanti kyai di masing-masing hotel membimbing agar Jemaah lancar beribadah. Mulai haji, umrah wajib dan umrah sunah,” ucapnya.
Dari pemetaan tersebut, tiap hotel yang ada jemaah Gresik sudah memiliki pembimbing. Dalam rakor tersebut juga diimbau agar jemaah yang sebelumnya berpindah hotel segera kembali ke hotel masing-masing.
”Kasian kalau ada jemaah nanti kebingungan karena berdasarkan KBIH, ini kami persempit lagi tiap hotel ada pembimbingnya, kyai,” jelasnya.
Alumnus Universitas Airlangga (Unair) itu sebelumnya juga melakukan mitigasi. Hasilnya, sebagian besar jemaah tidak membawa obat dan vitamin pribadi. Sedangkan pemeriksaan atau pengobatan dilakukan ketika ada keluhan.
”Kemarin saya titip dibawakan vitamin satu tas dari Gresik. Alhamdulillah sebelum Arafah ini dibagikan ke jemaah. Setidaknya bias diminum tiap hari hingga Arafah nanti,” ujarnya.
Dengan suplai vitamin sejak dini, diharapkan para jemaah lebih sehat selama rangkaian haji. Vitamin tersebut sudah dibagikan kepada masing- masing kloter.
”Ada dokter disini, tapi pemeriksaan kan kalau ada keluhan. Ini kita suplai vitamin agar ketahanan tubuhnya meningkat,” pungkasnya. (son/adn)
Editor : A. Nugroho