Namun sayangnya, tidak semua madu yang beredar di pasaran adalah madu asli. Sebagian madu ada yang dicampur dengan bahan lain seperti glukosa, dekstrosa, molasses, sirup gula, invert sugar, sirup jagung, pati, tepung, dan sebagainya.
Owner sekaligus Komisaris PT Kembang Joyo Sriwijaya Malang Dr Dewi Masyithoh SP MPt mengatakan, madu asli memiliki rasa yang tidak begitu manis. Namun tidak cukup sampai di situ, untuk pembuktiannya, madu yang asli jika dicampur dan diaduk dengan air putih akan terlihat keruh. Sebab pada dasarnya lebah madu hanya memiliki tiga jenis makanan, yakni nektar (sari bunga), tepung sari (polen) dan air.
“Polennya itulah yang membuat air menjadi keruh, meskipun madunya hanya beberapa persen air itu pasti akan tetap keruh,” ungkap pengusaha yang juga dosen ini.
Perempuan yang akrab disapa Dewi ini mengatakan, madu asli yang dicampur air terlihat keruh juga telah melewati uji di laboratorium. “Kami sudah melalui uji lab, tapi untuk konsumen cukup menggunakan cara itu untuk mengetahui keaslian madu,” tambahnya.
Dewi sendiri sudah menekuni usaha pertanian madu ini sejak duduk di bangku kuliah. Dirinya mengakui bahwa orang tua dan keluarganya merupakan peternak lebah madu. “Keluarga besar saya itu adalah peternak lebah. Jadi memang sejak kuliah saya sudah jualan madu,” ungkpanya.
Saat ini PT Kembang Joyo Sriwijaya juga telah mendirikan outlet yang dilengkapi sarana edukasi peternakan lebah berbasis ilmu pengetahuan (scientific beekeeping). Yakni beternak lebah dengan cara memahami dan menerapkan berbagai aspek serta teknik manajemen untuk peningkatan produksi.
Pewarta: Anugrah Budiamin/Rio
Editor : Shuvia Rahma