Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabupaten Malang Dilanda 22 Kali Gempa

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
Ilustrasi gempa bumi (Pinterest @zeynep)
Ilustrasi gempa bumi (Pinterest @zeynep)

Advertisement

KEPANJEN - Pekan terakhir Maret 2026, terjadi puluhan kali gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Malang. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengungkap, terdapat 22 kejadian gempa bumi. Terdiri atas 20 gempa bumi yang tidak berdampak dan dua kali berdampak.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Stasiun III Malang Ricko Kardoso menjelaskan, berdasarkan peta distribusi episenter atau pusat gempa bumi, kejadian gempa tersebut sebagian besar berpusat di laut selatan Pulau Jawa.

“Episenter tersebut sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia,” kata dia kemarin (27/3).

“Pada periode 20-26 Maret lalu, tercatat sembilan gempa bumi di selatan Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Seluruh kejadian tersebut memiliki magnitudo di bawah 5 Skala Richter (SR) sehingga tidak dirasakan masyarakat.

Advertisement

Gempa yang dirasakan masyarakat pada tahun ini justru berpusat di Kabupaten Pacitan pada akhir Januari lalu. Gempa bumi tektonik tersebut bermagnitudo 5,5 Skala Richter (SR). Pusat gempa ada di darat 24 kilometer arah tenggara Pacitan dengan kedalaman 122 kilometer.

Gempa tersebut dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates (Kabupaten Malang), dan Tulungagung dengan skala intensitas III-IV Modified Mercally Intensity (MMI). Artinya, gempa bumi tersebut dirasakan banyak orang dalam rumah. Kemudian di daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah seperti ada truk lewat.

Sementara itu, gempa bumi tersebut tercatat melalui sensor. BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang memiliki sekitar 20-an sensor. Di Kabupaten Malang terdapat tiga sensor. Yakni Malang Jawa Indonesia (MLJI), Gedangan Jawa Indonesia (GEJI), dan Poncokusumo Jawa Indonesia (POKJI).

Yang terdekat yaitu Klakah Lumajang Jawa Indonesia (KLJI). Getaran tanah bisa dikatakan gempa ketika enam sensor yang saling berdekatan tersebut sama-sama mendeteksi terjadinya gempa. Jika hanya satu yang menyala, bisa saja hanya ada truk lewat atau sejenisnya.(yun/dan).

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

DPRD Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Rp 330 Juta untuk Korban Gempa Bumi di NTT

DPRD Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Rp 330 Juta untuk Korban Gempa Bumi di NTT

DPRD Kabupaten Malang menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 330 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa 30 unit tenda keluarga dan 250 lembar atap seng itu diserahk

1.080 Murid SMK Negeri 7 Kota Malang Belajar Mitigasi Bencana   

1.080 Murid SMK Negeri 7 Kota Malang Belajar Mitigasi Bencana  

Budaya tanggap bencana terus ditingkatkan di Bumi Arema. Salah satunya di SMK Negeri 7 Kota Malang, kemarin (8/9). Sebanyak 1.080 siswa dari sekolah tersebut mengikuti sosialisasi bertema satuan pendidikan aman bencana.

Kapolresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

Kapolresta Malang Kota Salurkan Bantuan untuk Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Sukarno menyampaikan kepedulian kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Kota Malang dan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer