KABUPATEN - Renovasi Stadion Kanjuruhan terus berjalan.
Kejaksaan yang ikut melakukan pengamanan menyebut bila progresnya sudah mencapai 20 persen.
Untuk diketahui, proyek dengan nilai anggaran Rp 331 miliar itu sudah dikerjakan sejak bulan September.
Dan diawasi Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui tim Pengamanan Proyek Strategis (PPS).
Dari pengamatan wartawan koran ini di lokasi kemarin (29/12), tampak sudah ada beberapa progres pembangunan.
Baca Juga: Pekan Depan Mulai Garap Renovasi Stadion Kanjuruhan
Seperti pendirian dua tiang lampu.
Atap tribun VIP juga sudah dilepas dari konstruksi bangunannya.
Kajari Kabupaten Malang Rachmat Supriady SH MH mengatakan, pekerjaan kini sudah menyentuh pergantian rumput lapangan.
Untuk kontrak, durasi pengerjaannya bakal berlangsung sampai Desember 2024.
Kabarnya, Bupati Malang minta ada percepatan.
Setidaknya sampai Agustus 2024.
Meski terus berprogres, Rachmat menyebut bila proses renovasi Stadion Kanjuruhan sempat diwarnai gangguan keamanan.
”Karena setiap malam di sekitarnya jadi arena balap liar, tempat mesum. Kami sudah meminta kepolisian dan Pemkab untuk membantu mengamankan,” ucap dia.
Sempat juga ada masalah mobilisasi mobil material bangunan, yang terganggu dengan keberadaan aset-aset milik Disporapar Kabupaten Malang.
Beruntung, problem itu sudah teratasi. Secara umum, dia menyebut bila renovasi itu hanya menyentuh pekerjaan fisik stadion sepak bola saja.
Tidak termasuk penataan ruang dalam area kompleks olahraga.
Sementara itu, Manager Project Stadion Kanjuruhan dari PT Waskita Karya Vino Teguh Pramudya membenarkan tentang rencana percepatan pekerjaan.
Dalam waktu dekat, empat tiang lampu stadion sudah berdiri.
Baca Juga: Mahasiswa di Malang Singgung Tragedi Kanjuruhan Picu Golput
Dia menyebut untuk tiang lampu posisinya akan digeser dari dalam stadion ke luar.
Tingginya akan ditambah, dari semula sekitar 20 meter, menjadi 40 meter di semua titik.
Awalnya, pihaknya menargetkan progres renovasi pada akhir tahun ini mencapai 8 persen. Tapi kini sudah 20 persen.
Dengan pekerjaan yang dikebut siang malam dan tetap bekerja walau hari libur, pihaknya optimistis proyek bakal selesai Agustus 2024.
Untuk hal keamanan, dia memastikan bila sejak beberapa hari lalu semua sudah terkendali.
”Area inti proyek sudah steril dikelilingi pagar, ada pengamanan dari kepolisian dan TNI juga,” ujar dia. (biy/by)