Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

KNMP Pujiharjo Malang Dikabarkan Akan Diresmikan Prabowo

Mahmudan • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:20 WIB
INFRASTRUKTUR: Akses jalan menuju Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pujiharjo sudah mulus. Rencananya akan diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto
INFRASTRUKTUR: Akses jalan menuju Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pujiharjo sudah mulus. Rencananya akan diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto

 

TIRTOYUDO – Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo terus berjalan. Dimulai sejak Oktober 2025 lalu, penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) di kampung tersebut terus bertambah.

Setidaknya ada 13 sarpras yang sudah dibangun. Yakni cold storage, pabrik es, tambat labuh kapal, shelter pendaratan ikan, kios perbekalan nelayan, bengkel nelayan, docking kapal nelayan, kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), jalan lingkungan, serta revetment dan elevasi lahan.

            Selain sarpras, jalan masuk KNMP juga dibenahi. “Pembangunan fisik sudah tuntas dan saat ini tinggal proses finishing. Progres penyelesaiannya sudah 98 persen,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring, Jumat lalu (16/1).

Selain 13 sarpras tersebut, dia mengatakan, juga telah dibangun toilet, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta tandon pengisian air bersih (tandon air). Sedangkan untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) masih akan dibangun tahun ini. Namun dia tidak bisa memastikan waktu dimulai pembangunannya. “Rencananya, jika tidak ada halangan, Januari atau Februari depan KNMP diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto,” kata pejabat eselon II B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Untuk pembangunan KNMP, dia melanjutkan, telah disiapkan lahan sekitar 1 hektare. Namun yang akan dibangun sementara sekitar 5.000 meter persegi. Pembangunan dengan anggaran Rp 23 miliar tersebut awalnya ditarget tuntas tahun ini. Jika sesuai kontrak yang sudah diperpanjang, pekerjaan tersebut dijadwalkan tuntas pekan kedua Februari 2026.

            Dengan adanya KNMP, dia melanjutkan, produksi ikan yang berpengaruh terhadap pendapatan dan kesejahteraan nelayan berpotensi meningkat. Saat ini, produksi perikanan tangkap di desa tersebut sudah besar. Terdapat 320 kapal yang beroperasi. Tangkapan ikan mencapai 1.500 ton per bulan. Terdiri atas 900 ton hasil pancing rawai layur, kemudian sekitar 500 ton dari jaring gillnet, dan sekitar 100 ton dari jaring milenium.

            Selain sarana produksi, juga ada sarana permodalan bagi nelayan melalui kopdes merah putih. Juga terdapat off taker hasil tangkapan nelayan, baik dari kopdes merah putih maupun swasta. Dengan demikian, nelayan akan lebih mudah memasarkan hasil tangkapannya.(yun/dan).

Editor : Mahmudan
#laut #wisata malang #nelayan