RADAR MALANG – Banyak orang yang semangat memulai latihan di pusat kebugaran, tetapi tidak sedikit yang bingung berapa kali sebaiknya pergi ke gym dalam seminggu. Frekuensi latihan yang tepat sangat penting agar tubuh tidak hanya mendapat hasil maksimal, tetapi juga terhindar dari cedera dan overtraining.
Para ahli kebugaran menyebut bahwa frekuensi ideal ke gym bergantung pada tingkat pengalaman, tujuan, dan kemampuan pemulihan tubuh seseorang. Pemula tentu membutuhkan jadwal yang berbeda dibanding mereka yang sudah terbiasa berlatih.
Untuk Pemula
Bagi pemula, disarankan berlatih sekitar 3–4 kali dalam seminggu. Pola ini memberi cukup waktu bagi otot untuk beradaptasi dan beristirahat.
Selain itu, istirahat antar sesi sangat penting agar otot pulih dengan baik dan risiko cedera berkurang. Misalnya, latihan bisa dijadwalkan setiap Senin, Rabu, dan Jumat dengan fokus pada gerakan seluruh tubuh.
Untuk Tingkat Menengah hingga Mahir
Bagi yang sudah terbiasa berlatih, frekuensi bisa ditingkatkan menjadi 5–6 kali dalam seminggu. Biasanya, latihan dibagi berdasarkan kelompok otot, seperti push-pull-legs atau bagian atas dan bawah tubuh secara bergantian.
Latihan bisa lebih variatif, dengan mengombinasikan beban berat, kardio intensitas rendah, hingga latihan mobilitas. Dengan variasi tersebut, tubuh tetap mendapat stimulus tanpa membebani otot yang sama setiap hari.
Faktor yang Perlu Diperhatikan
Ada beberapa hal penting sebelum menentukan jadwal ke gym, di antaranya:
- Tujuan latihan: Apakah untuk membentuk otot, menurunkan berat badan, atau menjaga kebugaran.
- Tingkat kebugaran: Sesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing.
- Kualitas pemulihan: Pastikan tidur cukup, asupan nutrisi seimbang, dan tubuh terhidrasi.
- Respons tubuh: Jika tubuh terasa sangat lelah, jangan memaksakan diri dan beri waktu istirahat.
Contoh Jadwal Latihan
- Pemula: Senin (seluruh tubuh), Rabu (seluruh tubuh), Jumat (seluruh tubuh).
- Mahir: Senin (bagian atas), Selasa (bagian bawah), Kamis (bagian atas), Jumat (bagian bawah).
Dengan memahami frekuensi latihan yang tepat, hasil olahraga akan lebih efektif tanpa mengorbankan kesehatan. Kuncinya adalah konsisten, sabar, dan tetap mendengarkan kebutuhan tubuh. (id)
Editor : A. Nugroho