BATU – Kecelakaan maut mewarnai awal tahun baru di Kota Batu, Senin (1/1). Kecelakaan di depan Pasar Induk Among pukul 04.30 pagi itu menewaskan Afifah, 76, penjual daun di pasar tewas.
Laka tersebut melibatkan pengendara motor Honda dengan nomor polisi N 5011 XG Hafizh Juliawan Ahza, 21, asal Pasuruan dan pejalan kaki Afifah, warga Kelurahan Temas. Salah seorang warga Adi Pranyoto mengatakan, Afifah merupakan penjual daun di pasar. "Setiap pagi selalu berjualan di pasar," ucapnya. Warga lain mengatakan pada Adi bahwa saat itu, Afifah ingin menyeberang dari arah terminal ke pasar untuk berjualan seperti biasanya.
Namun, ketika Adi tiba untuk berjualan mi ayam pukul 5 pagi, kondisi Afifah sudah tak bernyawa di jalan. "Tak ada warga yang berani memindahkan jenazahnya. Semua menunggu ambulans," ucapnya. Sementara itu, dua orang pengendara motor asal Pasuruan yang terlibat kecelakaan tetap berada di TKP. Pada pukul 5.15 pagi, ambulans dan polisi datang ke lokasi.
Kanit Gakkum Lantas Polres Kota Batu IPDA Henri Setiawan mengatakan, setelah melakukan olah TKP, Hendri mengatakan kecelakaan itu terjadi saat Afifah hendak menyeberang jalan. Dalam prosesnya pun Afifah tidak menyeberang melalui zebra cross yang ada. "Ketika sedang menyeberang di saat bersamaan Hafiz juga melaju dari arah timur ke barat. Lalu benturan tersebut terjadi," ucapnya.
Tak hanya menghilangkan nyawa Afifah. Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada motor yang dikendarai Hafiz. "Jenazah Afifah telah dibawa ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk ditindaklanjuti," ujarnya. Keterangan sementara, luka yang didapatkan Afifah adalah luka lecet pada kaki sebelah kiri. Untuk hasil visum lanjutan dan penyebab kematian masih menunggu pihak RS. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah