Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perluas Cakupan Program MBG, Satu Dapur Baru Hadir di Tunjungsekar

A
Penulis: Aditya Novrian❯
PERLUAS MBG: Sejumlah pejabat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Malang Kota di Tunjungsekar kemarin.
PERLUAS MBG: Sejumlah pejabat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Malang Kota di Tunjungsekar kemarin.

MALANG KOTA - Layanan sentra pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kota Malang terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Saat ini tercatat 61 SPPG telah berdiri di berbagai wilayah. Dua di antaranya dikelola Polresta Malang Kota dengan satu unit sudah beroperasi dan satu lainnya segera difungsikan.


Advertisement

SPPG yang telah berjalan berada di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, dengan cakupan layanan sekitar 1.200–1.500 penerima manfaat per hari. Sementara itu, SPPG kedua di Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, tengah menunggu tahap akhir sebelum beroperasi.

Groundbreaking pembangunan fasilitas tersebut dilakukan kemarin siang (13/7). Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, pembangunan SPPG di Kelurahan Tunjungsekar akan dikebut.

”Perkembangannya cukup bagus. Saat ini kami masih menunggu verifikasi dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya. Dia berharap proses verifikasi bisa segera dilakukan agar SPPG Tunjungsekar dapat langsung melayani hampir 2 ribu penerima manfaat. Pengelolaannya juga akan melibatkan warga sekitar, baik untuk operasional maupun penyediaan bahan baku.

Advertisement

”Ke depan, kami akan terus mengawal pengelolaan 2 SPPG,” tegas mantan Kapolres Malang itu.

Sementara Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut penambahan SPPG menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Dari total 61 unit, sebanyak 53 sudah beroperasi, tujuh segera beroperasi, dan satu unit nonaktif.

Pemkot turut mendukung melalui pengurusan sertifikat higiene laik fungsi (SLHS). Hingga kini, 30 SPPG telah mengurus SLHS, termasuk unit di Cemorokandang, sedangkan SPPG Tunjungsekar masih berproses.

Advertisement

”Tentu dengan adanya tambahan SPPG akan membuat program MBG semakin meluas dan merata,” ujar Wahyu. (mel/adn)

 

Disunting kembali oleh : Anna Tasya Enzelina

Advertisement
Editor : Aditya Novrian

Artikel Terkait

25 Dapur MBG di Kota Malang Kembali Beroperasi setelah Di-Suspend

25 Dapur MBG di Kota Malang Kembali Beroperasi setelah Di-Suspend

Sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang sempat berhenti beroperasi akibat terkena sanksi penonaktifan sementara atau suspend dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Sekitar 100 Anak Diduga Keracunan MBG di Cirebon, Menu Telur Puyuh Disorot

Sekitar 100 Anak Diduga Keracunan MBG di Cirebon, Menu Telur Puyuh Disorot

Sekitar 100 anak diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026).

Insentif SPPG Tak Lagi Rp 6 Juta Per Hari, Begini Respons Pemilik Dapur MBG di Kota Malangante

Insentif SPPG Tak Lagi Rp 6 Juta Per Hari, Begini Respons Pemilik Dapur MBG di Kota Malangante

Skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berubah mulai 5 Oktober. Tak lagi menggunakan skema flat Rp 6 juta per hari. Insentif dapur MBG kini disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani SPPG.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer