Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebakaran TPA Supit Urang Hari ke-10, Dua Area Sudah Bebas Titik Api

NB
HARI KE-10: Petugas tetap memantau sisa api di TPA Supit Urang, kemarin (30/10).
HARI KE-10: Petugas tetap memantau sisa api di TPA Supit Urang, kemarin (30/10).

Advertisement

MALANG KOTA – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih berlangsung hingga hari ke-10 pada Sabtu (31/10). Meski demikian, dua area di zona old landfill sisi barat dan selatan telah dinyatakan bebas dari titik api maupun titik panas.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menyebut kedua area tersebut sudah dinyatakan bebas dari titik api dan titik panas pada Jumat (30/10).

Kendati demikian, pemantauan tetap dilakukan petugas. Sebab, di area-area lain masih ditemukan titik api maupun titik panas.

Advertisement

”Karena titik api biasanya baru terlihat pukul 15.00 sampai malam,” kata Pandu.

Pandu melanjutkan, salah satu pemicu munculnya titik api yakni embusan angin yang cukup kencang. Di luar embusan angin, tidak ditemukan titik api. Sebab, titik api berada di kedalaman permukaan tanah atau di bawah gundukan tanah.

Sementara itu, titik panas masih mendominasi, terutama di area timur dan utara. Hal tersebut terjadi karena pergerakan personel difokuskan dari arah barat dan selatan dengan mengikuti pergerakan arah angin demi menunjang keselamatan.

Advertisement

Karena itu, pemadaman masih berjalan hingga hari ke-10. Prosesnya melibatkan 35 personel dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, BPBD Kota Malang, DLH Kota Malang, dan sejumlah relawan.

”Untuk upaya pemadaman dilakukan dengan injeksi atau menyuntikkan air ke dalam tanah,” jelas Pandu.

Injeksi dilakukan agar air menjangkau titik api yang berada di dalam gundukan sampah. Penerapannya tidak mudah karena para personel harus memastikan air yang disemprotkan tepat sasaran hingga ke dalam permukaan tanah atau gundukan sampah.

Pandu bersyukur upaya pemadaman yang berlangsung hingga sekarang memberikan dampak signifikan. Penanganan dilakukan melalui jalur darat, water bombing dari helikopter, hingga bantuan hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir. (mel/by)

Advertisement
Editor : Aditya N. Rian

Artikel Terkait

Pelaku Pembakaran TPA Supit Urang Dijerat Pasal Berlapis

Pelaku Pembakaran TPA Supit Urang Dijerat Pasal Berlapis

Polresta Malang Kota akhirnya menetapkan K, 71, warga Kecamatan Wagir sebagai tersangka kasus kebakaran di TPA Supit Urang.

Bantu Pemadaman, Pemprov Jatim Terjunkan Satu Helikopter ke TPA Supit Urang

Bantu Pemadaman, Pemprov Jatim Terjunkan Satu Helikopter ke TPA Supit Urang

”Kami menerjunkan helikopter untuk hari Minggu (25/10) dan Senin (26/10),” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Marak Karhutla di Jatim, Khofifah Minta Masyarakat Tak Lakukan Pembakaran Sembarangan

Marak Karhutla di Jatim, Khofifah Minta Masyarakat Tak Lakukan Pembakaran Sembarangan

Kejadian pembakaran hutan dan lahan (karhutla) marak terjadi di sejumlah daerah di Jatim. Hal ini menjadi perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer