Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apkrindo Prediksi Kafe dan Resto di Kota Malang Tetap Tumbuh

A
Penulis: Aditya Novrian❯
JADI PILIHAN: Pengunjung salah satu restoran di Jalan Trunojoyo menikmati makanan dan minuman yang dipesan kemarin siang. DARMONO/RADAR MALANG
JADI PILIHAN: Pengunjung salah satu restoran di Jalan Trunojoyo menikmati makanan dan minuman yang dipesan kemarin siang. DARMONO/RADAR MALANG

MALANG KOTA - Pertumbuhan restoran dan kafe di prediksi tidak jauh beda dengan tahun lalu. 


Advertisement

Bisnis makanan dan minuman tetap tumbuh tahun ini meski harus menghadapi sejumlah tantangan. 

Mulai dari gejolak ekonomi imbas penerapan PPN 12 persen hingga persaingan antar pelaku usaha. 

Advertisement

Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Kota Malang Indra Setiyadi mengatakan, meskipun banyak restoran dan kafe yang buka, tidak sedikit juga usaha restoran yang tutup. 

”Kalau kami melihatnya memang kondisi ekonominya sedang tidak baik,” tuturnya. 

Berbeda dengan pertumbuhan tahun 2023, bisnis restoran dan kafe tumbuh sebesar 20 persen. 

Advertisement

Sementara pada 2024 lalu, kafe dan resto yang sempat jaya pada tahun sebelumnya malah tutup. 

Meski demikian, peluang untuk sektor usaha tersebut tumbuh masih ada. 

Yakni kuncinya dengan membuat berbagai inovasi. 

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah kondisi perekonomian yang masih belum stabil. 

Namun, dengan berbagai strategi dan penyesuaian, para pelaku usaha optimistis dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan performa bisnis mereka. 

Selain itu, event-event yang menarik wisatawan juga perlu digencarkan agar mendorong pertumbuhan sektor restoran tersebut. 

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, sektor restoran dan kafe yang masuk pada Pajak Barang dan Jasa Tertentu Makanan dan Minuman diharapkan akan tumbuh positif tahun ini. 

Pada 2024 lalu, dari target pendapatan pajak restoran Rp 155 miliar, dapat tercapai sebesar Rp 171 miliar. 

”Ke depan ini masih bisa lebih ditingkatkan lagi,” tuturnya. 

Seiring dengan pariwisata di Kota Malang yang terus bergeliat akan turut mempengaruhi pertumbuhan sektor makanan dan minuman. 

Saat ini terdapat sekitar 3.500 restoran di Kota Malang. 

Harapannya akan lebih banyak lagi tahun ini. (dur/adn)

Advertisement
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Ingin Kabur Sejenak dari Ramainya Malang? Tiga Kafe di Bumiaji Ini Cocok Buat Menenangkan Pikiran

Ingin Kabur Sejenak dari Ramainya Malang? Tiga Kafe di Bumiaji Ini Cocok Buat Menenangkan Pikiran

Tak sampai satu jam dari Kota Malang, kawasan Bumiaji di Batu menawarkan deretan kafe dengan suasana sejuk, pemandangan alam, dan menu yang cocok dinikmati saat akhir pekan.

Deadline Numpuk? 8 Coffee Shop di Kota Malang yang Cocok buat WFC hingga Skripsian

Deadline Numpuk? 8 Coffee Shop di Kota Malang yang Cocok buat WFC hingga Skripsian

Deadline tugas, skripsi, atau pekerjaan bakal terasa lebih ringan kalau dikerjakan di tempat yang nyaman. Tujuh coffee shop di Kota Malang ini punya suasana yang mendukung produktivitas.

Setelah Liburan Keliling Batu, Saatnya Rehat dengan 4 Hidden Gem Kafe di Bumiaji dengan View Pegunungan yang Menenangkan!

Setelah Liburan Keliling Batu, Saatnya Rehat dengan 4 Hidden Gem Kafe di Bumiaji dengan View Pegunungan yang Menenangkan!

Liburan ke Malang belum lengkap tanpa singgah ke Bumiaji, Batu. Empat kafe hidden gem ini menawarkan udara sejuk, panorama pegunungan, dan suasana tenang yang cocok untuk rehat sejenak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer