Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pawai Madyopuro Malang, Ada Adat Papua hingga Kostum Singa

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 30 Oktober 2023 | 19:00 WIB

 

Salah seorang peserta pawai Kelurahan Madyopuro menyuguhkan kostum bermotif singa kemarin (29/10).
Salah seorang peserta pawai Kelurahan Madyopuro menyuguhkan kostum bermotif singa kemarin (29/10).

MALANG KOTA - Sepanjang jalan Jalan Danau Jonge hingga embong kembar Jalan Ki Ageng Gribig dipadati masyarakat, kemarin. Mereka menyaksikan pawai budaya yang disuguhkan sekitar 4000 warga dari masing-masing RW se-Kelurahan Madyopuro.

Ada 18 RW yang berpartisipasi. Setiap RW pun menampilkan budaya yang beragam. Mulai adat Papua, Bali, Jawa Timur, dan daerah lain. Ada juga yang membawa busana bermotif singa, kostum ala raksasa, bantengan, kuda lumping, hingga tarian.

Ketua pelaksana pawai budaya Kuncoro Adi mengatakan, setiap RW yang berpartisipasi menampilkan budaya adat Nusantara sesuai kreativitas masing-masing. "Yang tampil akan dinilai dan dapat juara satu sampai tiga, serta juara harapan. Tujuannya agar warga semangat mengikuti pawai," kata dia.

Dia mengatakan, pada tahun kedua ini animo warga untuk mengikuti pawai lebih besar. Hal itu karena pawai sempat vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19, terlebih, ada pasar rakyat yang turut menambah semarak.

Photo
Photo

”Kami berharap pawai bisa menjadi ajang untuk memperingati sumpah pemuda sekaligus melestarikan budaya bangsa," terangnya. Ke depan, pihaknya berharap bisa menampilkan pawai yang lebih baik lagi dan bisa membuat warga semakin kompak.

Acara rutinitas tahunan itu juga dihadiri sejumlah pejabat. Di antaranya PJ Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi.

Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi terhadap upaya warga yang ingin melestarikan budaya. Salah satunya melalui pawai. "Terlebih sekarang bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda. Luar biasa. Sangat ramai," ucap Wahyu sambil menyaksikan pawai budaya.

Wahyu berharap, kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk mengingatkan budaya Nusantara. "Karena kalau bukan kita siapa lagi? Jika tidak dibudayakan, generasi muda akan cenderung mengikuti kesenian dan budaya luar negeri," tandasnya. (mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#madyopuro #pawai #malang