Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Wait and See Lanjutan Revitalisasi Pasar Besar Malang

Bayu Mulya Putra • Kamis, 13 Februari 2025 | 19:10 WIB
SIAP BANTU: Lanjutan wacana revitalisasi Pasar Besar Malang menjadi salah satu program yang diseriusi Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
SIAP BANTU: Lanjutan wacana revitalisasi Pasar Besar Malang menjadi salah satu program yang diseriusi Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan. (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA - Lanjutan rencana revitalisasi Pasar Besar (Pabes) menjadi salah satu program yang disorot pada masa transisi kepala daerah di Kota Malang.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan telah menitipkan program tersebut untuk dilanjutkan wali kota terpilih Wahyu Hidayat. Kemauan dari pemkot, Pabes harus dibongkar dan dibangun ulang.

Yang menjadi masalah hingga saat ini yakni pro kontra dari pedagang.

Sebagian telah setuju pasar tersebut dibongkar.

Namun, masih ada pedagang yang menolak pembongkaran.

Terutama dari Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama).

Dengan kondisi itu, kepemimpinan yang baru harus bisa meyakinkan pedagang agar satu suara.

Jika masih deadlock, Pabes dipastikan tidak akan ada perubahan, bahkan hingga tahun-tahun berikutnya.

Di sisi lain, dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, wali kota terpilih Wahyu Hidayat pernah menjanjikan tidak ada pembongkaran kepada Hippama.

Berdasar pernyataan Hippama, Wahyu juga menghendaki perbaikan sebagian.

Terkait hal itu, Wahyu mengaku akan akan mempelajari lebih lanjut rencana revitalisasi Pabes.

Dia belum bisa memutuskannya saat ini.

Perlu diskusi lebih lanjut dengan dinas terkait maupun pedagang.

”Saat ini kan ada perkembangan baru, saya tidak setuju pembongkaran total ketika dulu menjadi Pj. Jadi kami akan lihat perkembangannya nanti, saya dengan Mas Ali (wakil wali kota) akan membahas bersama perangkat daerah,” papar dia.

Selain lanjutan revitalisasi Pabes, dia juga mendapat titipan sejumlah program prioritas dari pemimpin sebelumnya.

Seperti penanganan banjir dan macet.

Kemudian program strategis seperti pembangunan drainase di Jalan Soekarno-Hatta dan pembangunan titik parkir baru Kajoetangan.

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menyampaikan, lanjutan rencana revitalisasi Pabes dibutuhkan karena prosesnya tinggal sedikit lagi.

Tinggal dua syarat yang dibutuhkan pemkot untuk memenuhi dokumen pengajuan dana bantuan ke pemerintah pusat.

Pertama yang masih berjalan yakni revisi Detail Engineering Design (DED).

Kemudian, persyaratan yang paling sulit yakni persetujuan pedagang.

Dengan masih adanya penolakan, kemungkinan penyelesaian persetujuan itu membutuhkan waktu lama.

”Saya harap ini bisa dilanjutkan pemkot. Nanti pasti saya bantu di pemerintahan pusat, tidak perlu sungkan merepotkan,” kata Iwan.

Dia menerangkan, perlunya perbaikan total ini karena kondisi Pabes sudah tidak layak.

Di bagian belakang bangunan, menurut kajian tim teknis Universitas Brawijaya (UB), bangunannya rawan ambrol.

”Selain itu ketika nanti dibangun ulang, lantai dasar yang sebelumnya di bawah akan disejajarkan dengan jalan. Itu agar bagian tersebut tidak tergenang saat hujan,” pungkas Iwan. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Revitalisasi #Pasar Besar #Kota Malang #iwan kurniawan