Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lulus IPK Tinggi tapi Menganggur? Ini 4 Kesalahan Fatal Mahasiswa yang Perlu Diwaspadai

S
Penulis: Satya Eka Pangestu❯
KESALAHAN FATAL: Terdapat banyak mahasiswa yang lulus dengan IPK memuaskan, namun kesulitan mencari lowongan pekerjaan sehingga menambah masa waktu pengangguran. (Freepik)
KESALAHAN FATAL: Terdapat banyak mahasiswa yang lulus dengan IPK memuaskan, namun kesulitan mencari lowongan pekerjaan sehingga menambah masa waktu pengangguran. (Freepik)

Advertisement

RADAR MALANG - Fenomena lulusan perguruan tinggi yang sulit mendapatkan pekerjaan atau fresh graduate unemployment kian menjadi perhatian serius di dunia pendidikan saat ini.

Meskipun menyandang predikat sarjana dengan nilai akademik memuaskan, banyak lulusan yang justru tertahan di fase pengangguran dalam waktu yang cukup lama karena kurangnya persiapan non-akademis.

Advertisement

Berikut adalah empat kesalahan fatal yang sering dilakukan mahasiswa selama masa kuliah yang berpotensi menghambat karier mereka setelah lulus:

1.    Terjebak dalam Pola Hidup “Kupu-Kupu” (Kuliah-Pulang)

Banyak mahasiswa hanya melaksanakan kegiatan "template" tanpa menyentuh aktivitas produktif di luar kelas seperti organisasi, magang, atau volunteer.

Advertisement

Minimnya pengalaman ini membuat profil mereka tampak kurang menarik dan tidak memiliki nilai tambah di mata rekrutmen perusahaan profesional.

2.    Abai terhadap Pentingnya Portofolio atau Bukti Kerja

IPK yang memuaskan hanyalah tiket masuk, namun portofolio adalah penentu kemenangan dalam persaingan dunia kerja yang kompetitif.

Banyak mahasiswa lulus tanpa memiliki bukti nyata atas kemampuan yang mereka miliki, sehingga perusahaan sulit mengukur kompetensi teknis yang sebenarnya.

3.    Kurang Selektif dalam Memilih Lingkaran Pertemanan

Advertisement

Artikel Terkait

Suka Mengajar Anak-anak? Ini Jalur Kuliah yang Bisa Dipilih Setelah Lulus SMA

Suka Mengajar Anak-anak? Ini Jalur Kuliah yang Bisa Dipilih Setelah Lulus SMA

Tidak sedikit siswa SMA yang memiliki ketertarikan untuk bekerja bersama anak-anak dan berkontribusi dalam dunia pendidikan. Bagi mereka, memilih jurusan pendidikan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-cita

Squishy Kembali Populer, Jadi Teman Anak Muda untuk Melepas Penat

Squishy Kembali Populer, Jadi Teman Anak Muda untuk Melepas Penat

Squishy kembali populer di kalangan anak muda. Selain dikoleksi, mainan kenyal ini menjadi teman bersantai dan mengalihkan pikiran saat penat.

Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa saat Demo

Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa saat Demo

Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, Asky Rizal Toding, menyampaikan permohonan maaf setelah video dirinya menyenggol mahasiswa saat demonstrasi viral di media sosial.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer