RADAR MALANG – Baterai merupakan salah satu komponen penting pada smartphone yang menentukan kenyamanan pengguna. Sayangnya, banyak orang tidak sadar kalau kebiasaan sehari-hari justru bisa memperpendek usia baterai. Supaya ponselmu tetap awet dan performa baterainya terjaga, ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan.
1. Jangan Tunggu Habis Total Baru Ngecas
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menunggu baterai benar-benar habis hingga 0 persen sebelum mengisi ulang. Kebiasaan ini justru bisa membuat kinerja baterai lithium-ion lebih cepat menurun. Idealnya, lakukan pengisian saat baterai berada di kisaran 20–30 persen agar tetap stabil dan awet dalam jangka panjang.
Selain itu, terlalu sering mengisi baterai hingga penuh 100 persen juga tidak disarankan. Meski sesekali tidak masalah, lebih baik menjaga pengisian pada rentang 80–90 persen. Hal ini bisa membantu memperpanjang umur sel baterai dan membuatnya lebih tahan lama meski sudah digunakan bertahun-tahun.
2. Hindari Pemakaian HP Saat Dicas
Menggunakan ponsel ketika sedang diisi daya memang menggoda, apalagi kalau ada notifikasi penting. Namun, kebiasaan ini bisa membuat baterai bekerja ekstra keras karena harus mengisi dan mengeluarkan energi di saat bersamaan. Akibatnya, suhu baterai meningkat dan umur pakainya bisa lebih cepat berkurang.
Kalau memang harus digunakan, sebaiknya hanya untuk hal-hal ringan seperti membaca pesan, bukan bermain game atau menonton video. Aktivitas berat saat ponsel dicas berpotensi menimbulkan panas berlebih yang berbahaya, baik untuk baterai maupun komponen lain di dalam smartphone.
3. Jaga Suhu Tetap Stabil
Baterai smartphone sangat sensitif terhadap suhu, terutama panas berlebih. Meletakkan ponsel di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari atau dekat sumber panas bisa membuat baterai cepat rusak. Begitu juga saat bermain game berat dalam waktu lama, suhu ponsel biasanya meningkat drastis.
Untuk menjaga agar suhu tetap stabil, gunakan ponsel di tempat yang sejuk dan hindari pemakaian berlebihan ketika suhu perangkat sudah terasa panas. Jika perlu, lepas casing saat pengisian daya agar sirkulasi panas lebih baik. Dengan begitu, kesehatan baterai bisa lebih terjaga dalam jangka panjang.
4. Gunakan Charger yang Tepat
Charger bawaan dari pabrikan sudah dirancang khusus untuk perangkatmu, sehingga lebih aman digunakan. Menggunakan charger abal-abal atau kualitas rendah bisa membuat daya tidak stabil, bahkan berpotensi merusak baterai. Selain itu, charger asli biasanya punya sistem proteksi otomatis yang mencegah overcharge.
Kalau terpaksa menggunakan charger lain, pastikan kualitasnya bagus dan sesuai standar ponselmu. Hindari membeli charger murah tanpa sertifikasi karena bisa membahayakan, bukan hanya untuk baterai, tapi juga keselamatan pengguna. Charger yang tepat akan membantu menjaga siklus pengisian tetap sehat dan stabil.
5. Atur Kecerahan dan Aplikasi Latar Belakang
Banyak orang tidak sadar kalau baterai cepat habis bukan hanya karena usia, tapi juga akibat penggunaan yang tidak efisien. Layar yang terlalu terang dan aplikasi yang terus berjalan di latar belakang bisa menguras daya secara signifikan. Padahal, keduanya bisa diatur dengan mudah.
Gunakan fitur auto-brightness atau sesuaikan kecerahan layar sesuai kebutuhan. Tutup aplikasi yang tidak dipakai, atau gunakan mode hemat daya jika memang perlu. Dengan begitu, baterai tidak hanya lebih awet dalam sehari, tapi juga lebih sehat dalam jangka panjang. (alf)
Editor : A. Nugroho