Tersisa 50–70 Titik Api di TPA Supit Urang, Pemadaman Berlanjut hingga Kamis Pagi

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih belum sepenuhnya padam hingga Rabu malam (21/10). Petugas pemadam kebakaran memperkirakan masih terdapat 50–70 titik api yang tersebar di sisi utara dan barat. Meski begitu, luasan area yang terbakar dilaporkan mulai menyusut.
Kepala Satpol PP Kota Malang Prayitno mengatakan, sebagian area terdampak telah dibasahi petugas untuk mencegah api terus meluas. Dari perkiraan awal kebakaran yang mencapai hampir satu hektare pada siang hari, area yang masih terbakar kini dilaporkan lebih kecil.
”Untuk luasan yang terbakar sudah mengecil. Kalau siang tadi hampir satu hektare, sekarang tidak sampai karena 30 persen area yang terbakar sudah dibasahi dan tinggal asapnya saja yang mengepul,” ungkap Prayitno.
Baca Juga: Kebakaran TPA Supit Urang Belum Padam, Dua Unit Damkar hingga Tangki Pertamanan Dikerahkan
40 Personel Disiagakan hingga Kamis Pagi
Untuk memastikan proses pemadaman berlanjut, petugas masih disiagakan di kawasan TPA Supit Urang hingga Kamis pagi (22/10). Sebanyak 40 personel dari sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.
Prayitno merinci, personel berasal dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pabrik Bentoel, Pabrik Grendel, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.
”Ada sebanyak 40 personel yang bersiaga di TPA Supit Urang,” bebernya.
Dari jumlah tersebut, 30 personel berasal dari unsur TPA Supit Urang, sedangkan 10 lainnya dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang. Petugas akan bergantian menjaga lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Prayitno juga menyebut, tambahan personel direncanakan dikirim pada Kamis pagi. Namun, ia menyampaikan jumlah tambahan sebanyak 30 personel dengan unsur yang melibatkan UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pabrik Bentoel, Pabrik Grendel, dan Pemadam Kebakaran Kota Batu.
Mobil Rantis Batal Dikerahkan
Di sisi lain, rencana pengerahan mobil taktis atau rantis untuk membantu pemadaman kebakaran TPA Supit Urang dibatalkan. Menurut Prayitno, kondisi dan akses di area TPA tidak memungkinkan kendaraan tersebut melintas.
Karena itu, penanganan kebakaran masih mengandalkan personel dan armada pemadam yang tersedia di lokasi. Petugas terus berupaya mengendalikan titik api yang tersisa sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lain.



