Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bau Asap Kebakaran TPA Supit Urang Malang Mulai Tercium di Karangbesuki

A
Penulis: Aditya Novrian❯
Asap putih dari kebakaran TPA Supit Urang menyebar di permukiman warga Kelurahan Karangbesuki,  Kecamatan Sukun, Kamis (22/10) pagi. (Budi Nofianto/Radar Malang)
Asap putih dari kebakaran TPA Supit Urang menyebar di permukiman warga Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kamis (22/10) pagi. (Budi Nofianto/Radar Malang)

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Bau asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, mulai tercium warga di Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kamis (22/10) pagi. Sebelumnya, warga mengaku tidak merasakan bau tersebut pada Rabu (21/10). Asap yang terbawa angin membuat aroma menyengat mulai mengganggu aktivitas warga.

Budi Nofianto, warga Karangbesuki, mengatakan bau asap baru terasa pada Kamis pagi. Kondisi tersebut berbeda dengan sehari sebelumnya, ketika dirinya belum mencium bau dari kebakaran TPA Supit Urang.

”Asapnya terasa sampai sini, Mas. Pagi ini sudah bau, apalagi kalau anginnya ke arah sini. Bau asapnya cukup menyengat,” ujar Budi, Kamis pagi.

Warga Sempat Mengira Ada Pembakaran Sampah

Bau yang tercium pada Kamis pagi sempat membuat warga mengira ada orang yang membakar sampah di sekitar lingkungan mereka. Mereka baru mengaitkan aroma tersebut dengan kebakaran TPA Supit Urang setelah mengetahui informasi yang beredar.

Advertisement

”Saya kira ada orang yang membakar sampah. Sudah tahu berita TPA Supit Urang terbakar, kok masih ada yang membakar sampah juga,” ujar Budi.

Untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah, sebagian warga memilih menutup jendela dan menggunakan masker.

”Kami sudah tutup jendela dan pakai masker. Semoga cepat padam total biar tidak semakin mengganggu,” tambahnya.

Kebakaran di TPA Supit Urang terjadi pada Rabu (21/10) siang. Api membakar tumpukan sampah dan memunculkan kepulan asap hitam yang terlihat dari sekitar lokasi.

Meski upaya pemadaman telah dilakukan, sejumlah titik api masih memerlukan penanganan petugas. Proses pemadaman dan pembasahan dilanjutkan untuk mencegah api kembali membesar.

Petugas Lanjutkan Pemadaman di TPA Supit Urang

Petugas gabungan dari Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, serta personel TPA Supit Urang dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas melakukan pembasahan, termasuk pada titik-titik api yang tersembunyi di dalam tumpukan sampah.

Advertisement

Artikel Terkait

Pemadaman TPA Supit Urang Hari Ke-13 Fokus di Old Landfill

Pemadaman TPA Supit Urang Hari Ke-13 Fokus di Old Landfill

Kebakaran di TPA Supit Urang belum sepenuhnya padam pada hari ke-13. Sampai kemarin (2/10), upaya pemadaman masih dilakukan sejumlah petugas gabungan. Fokusnya pemadaman di zona old landfill.

Dua Area di TPA Supit Urang Dipastikan Bebas dari Titik Api dan Titik Panas

Dua Area di TPA Supit Urang Dipastikan Bebas dari Titik Api dan Titik Panas

Seperti di zona old landfill sisi barat dan sisi selatan. Kedua titik itu sudah dinyatakan bebas dari titik api maupun titik panas, kemarin (30/10).

Bantu Pemadaman, Pemprov Jatim Terjunkan Satu Helikopter ke TPA Supit Urang

Bantu Pemadaman, Pemprov Jatim Terjunkan Satu Helikopter ke TPA Supit Urang

”Kami menerjunkan helikopter untuk hari Minggu (25/10) dan Senin (26/10),” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer