Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angin Kencang Terjang Singosari, 14 Rumah dan SMPN 4 Rusak

R
Angin Kencang Terjang Singosari, 14 Rumah dan SMPN 4 Rusak
Angin Kencang Terjang Singosari, 14 Rumah dan SMPN 4 Rusak

Advertisement

SINGOSARI, RADAR MALANG – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kecamatan Singosari, Jumat sore (30/10). Sebanyak 14 rumah warga di Dusun Belandit Barat, Desa Wonorejo, mengalami kerusakan. Bangunan SMP Negeri 4 Satu Atap Wonorejo juga terdampak dalam kejadian tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, angin kencang terjadi sekitar pukul 15.30. Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.45. Embusan angin dari arah selatan ke utara membuat genteng dan atap berbahan spandek rumah warga beterbangan.

"Akibat kejadian tersebut, terdapat 14 rumah warga dan satu sekolah yang mengalami kerusakan," ujarnya.

Advertisement

Berdasarkan pendataan sementara BPBD Kabupaten Malang, kerusakan rumah tersebar di RT 01 dan RT 02 RW 01 Dusun Belandit Barat. Dari total 14 rumah terdampak, tiga di antaranya masuk kategori rusak sedang. Sementara 11 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Selain rumah warga, SMP Negeri 4 Satu Atap Wonorejo juga mengalami kerusakan ringan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Advertisement

Sadono menyebutkan, taksiran kerugian material mencapai sekitar Rp 28,59 juta. Hingga Jumat petang, sejumlah rumah masih belum diperbaiki sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

"Untuk penanganan awal, besok (hari ini) akan dilakukan kerja bakti mulai pukul 08.00. Kami bersama unsur terkait dan masyarakat akan membantu penanganan rumah warga yang terdampak," beber Sadono.

BPBD Kabupaten Malang telah berkoordinasi dengan Muspika Singosari, pemerintah desa, PMI, Tagana, serta masyarakat setempat. Sejumlah kebutuhan mendesak juga telah diidentifikasi, antara lain terpal, perlengkapan rumah tangga, paket sandang, kasur lipat, peralatan kebersihan, dan 14 paket sembako.

Sadono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan deras yang disertai angin kencang berisiko menyebabkan pohon tumbang hingga kerusakan bangunan. 

Advertisement

Artikel Terkait

Hujan Padamkan Karhutla Lereng Gunung Arjuno

Hujan Padamkan Karhutla Lereng Gunung Arjuno

Hujan deras memadamkan karhutla di Tahura R. Soerjo, Singosari. Tim gabungan masih siaga karena ditemukan delapan titik panas.

Delapan Titik Api Masih Dipantau di Gunung Arjuno, Petugas Harus Berjalan Kaki Menembus Medan Terjal

Delapan Titik Api Masih Dipantau di Gunung Arjuno, Petugas Harus Berjalan Kaki Menembus Medan Terjal

Delapan titik api terpantau dalam karhutla Gunung Arjuno, Malang. Tim gabungan 30 personel memadamkan api di Karangploso, namun medan terjal menghambat petugas.

Angin Kencang di Kepanjen Malang, Pohon Kelapa 15 Meter Timpa Pagar Rumah Warga

Angin Kencang di Kepanjen Malang, Pohon Kelapa 15 Meter Timpa Pagar Rumah Warga

Angin kencang menyebabkan pohon kelapa setinggi 15 meter tumbang di Kepanjen, Kabupaten Malang. Pagar rumah rusak dan akses jalan sempat terganggu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer