Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perjalanan KA di Malang Raya Sempat Terganggu karena Gempa

Aditya Novrian • Rabu, 14 Agustus 2024 | 18:59 WIB

SEMPAT TERGANGGU: Kereta api melintas di viaduk Buk Gluduk. Perjalanan sempat terganggu karena gempa yang terjadi kemarin pagi.
SEMPAT TERGANGGU: Kereta api melintas di viaduk Buk Gluduk. Perjalanan sempat terganggu karena gempa yang terjadi kemarin pagi.

MALANG KOTA – Gempa bumi yang mengguncang Malang Raya kemarin pagi sempat membuat perjalanan kereta api (KA) terganggu.

KA 433 Commuterline Penataran relasi Malang – Blitar harus berhenti cukup lama di Stasiun Malang Kota Baru.

Satu lagi ada KA 434 Commuterline Penataran relasi Malang – Surabaya Kota juga berhenti di Stasiun Sumberpucung.

Baca Juga: Daop 8 Surabaya Bongkar Bangunan Liar di Rel Sebrang Lapas Lowokwaru, Sterilkan Jalur KA Stasiun Malang-Blimbing

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, kedua KA tersebut berhenti selama 30 menit.

Para penumpang pun harus bersabar karena PT KAI harus memastikan keamanan perjalanan terlebih dahulu.

”Kedua kereta berhenti sementara sembari menunggu petugas memeriksa kondisi prasarana perkeretapian,” kata Luqman kemarin.

Pemeriksaan yang dilakukan berupa pengukuran geometri, lebar rel, pilar jembatan, struktur jalan, dan terowongan.

Khususnya yang berada di wilayah Daop 8 Surabaya.

Tujuannya untuk memastikan seluruh prasarana tidak mengalami kerusakan.

Setelah dipastikan aman, pukul 11.05 jalur KA dinyatakan aman untuk dilintasi.

Dengan demikian, operasional KA kembali normal seperti semula.

Luqman menambahkan, pihaknya selalu memastikan seluruh infrastruktur KA.

Caranya dengan pemantauan berkala.

Tujuannya untuk mengantisipasi semua kemungkinan yang berkaitan dengan alam. Salah satunya gempa.

”Di lokasi rawan, kami selalu menyiagakan petugas jaga yang terus melakukan pemantauan,” tegas pria yang pernah menjadi Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon itu. Koordinasi juga terus dilakukan.

Baik antara petugas jalan rel, petugas jembatan, maupun jajaran operasional.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Wilayah Tenggara Malang

Termasuk masinis yang selalu membutuhkan pemantauan terbaru dari pusat pengendali KA.

”Kami terus memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan KA,” imbuh Luqman. (mel/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#gempa bumi #Malang Raya #KA #perjalanan #terganggu