Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Equestrian Kota Malang Lebih Mudah Menjaring Atlet Baru

G
Penulis: Galih R Prasetyo❯
PEMINAT MENINGKAT: Atlet Berkuda Equestrian Kota Malang bertanding dalam ajang Porprov IX Jatim di Puncak Joyo Royal Stable Malang beberapa waktu lalu.
PEMINAT MENINGKAT: Atlet Berkuda Equestrian Kota Malang bertanding dalam ajang Porprov IX Jatim di Puncak Joyo Royal Stable Malang beberapa waktu lalu.

PELUANG Cabor Berkuda Equestrian Kota Malang mendapatkan atlet baru semakin besar. Itu menyusul, peminat olahraga tersebut dari kalangan anak muda bertambah banyak. Umumnya, rasa penasaran dan kelebihan olahraga itu jadi daya tarik untuk anak-anak muda terjun di equestrian.


Advertisement

”Awalnya penasaran karena terdapat stigma equestrian sebagai olahraga old money,” katanya Manajer Puncak Joyo Royal Stable Malang Fanchia Zalsa Nindi. Namun, setelah mencoba di beberapa stable kawasan Malang budget yang dikeluarkan cukup terjangkau. Dari situ, akhirnya bertahan dan menjadikan berkuda equestrian sebagai hobi.

Fanchia melihat, kondisi tersebut jadi sebuah keuntungan. Baik itu untuk cabor atau mereka yang serius di berkuda equestrian. Itu menyusul, peminat yang bertambah membuat proses penjaringan atlet lebih mudah dilakukan. Apalagi ada beberapa yang serius berlatih.

”Sejauh ini, ada tiga atlet muda dari jenjang SD dan SMP yang menunjukkan performa menjanjikan,” katanya. Mereka mampu mencatatkan waktu yang tidak kalah bagus dengan atlet yang punya jam terbang tinggi.

Advertisement

Di antara kandidat tersebut, kebanyakan berasal dari kalangan perempuan. Dari atlet yang sudah pernah bertanding di Porprov IX Jatim 2025 juga didominasi atlet perempuan. Sementara untuk atlet pria masih belum banyak tersedia.

Meski memiliki kandidat potensial, Fanchia tidak ingin terburu-buru. Menurutnya, atlet muda perlu mematangkan skill dan mentalitas agar bisa menyatu dengan kuda terlebih dahulu. ”Baru perlahan, kalau mereka mau bisa diikutkan ke kejuaraan,” katanya.

Dia menjelaskan, ada lima atlet yang berlatih di tempatnya. Mereka memiliki peluang tampil di Porprov X Jatim nanti. Saat ini, mulai melakukan persiapan jangka panjang. (zan/gp)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Wushu Sanda Kota Malang Manfaatkan Perubahan Regulasi Porprov

Wushu Sanda Kota Malang Manfaatkan Perubahan Regulasi Porprov

-Perubahan regulasi usia untuk atlet yang berlaga pada Porprov Jatim 2027 memberi keuntungan untuk sejumlah cabor.

Cetak Atlet Muda Tak Cukup Berbakat, Para Ahli Beberkan Pentingnya Gizi hingga Kesehatan Mental

Cetak Atlet Muda Tak Cukup Berbakat, Para Ahli Beberkan Pentingnya Gizi hingga Kesehatan Mental

Pengembangan talenta olahraga anak tidak cukup sekadar mengandalkan bakat alami atau membebani anak dengan porsi latihan fisik yang berat

Kirim Banyak Atlet ke Kejurprov, Perpani Kota Malang Berjuang dengan Biaya Mandiri

Kirim Banyak Atlet ke Kejurprov, Perpani Kota Malang Berjuang dengan Biaya Mandiri

Keterbatasan dukungan pendanaan tak menyurutkan langkah atlet panahan Kota Malang untuk bersaing di Kejurprov Panahan Junior di Pasuruan. Dengan biaya mandiri, Perpani Kota Malang tetap mengirim banyak atlet.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer