Rumah Bruno Fernandes Dibobol usai MU Takluk dari Como


Malang, Radar Malang – Belenggu performa buruk masih belum bisa dilepaskan oleh Manchester United. Terbaru, anak asuh Michael Carrick dipermalukan di kompetisi teritnggi Eropa oleh tim debutan asal Italia, Como.
Tidak tanggung-tanggung, Manchester United dihajar dengan empat gol oleh Como. Manchester United hanya mendapat 1 gol hiburan dalam pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Sinigaglia Stadium tersebut.
Hasil tersebut memperpanjang daftar rentetan hasil buruk Manchester United selama 7 pertandingan terakhir. Tercatat, dalam tujuh pertandingan itu, tim setan merah belum pernah merasakan kemenangan. Tujuh pertandingan tersebut diisi dengan 4 kekalahan dan 3 hasil imbang.
Di sisi lain, bagi sang kapten, Bruno Fernandes, kekalahan tersebut bukan hanya hal buruk yang menimpanya hari itu. Hari itu, tak lama setelah pertandingan berakhir, laporan dari Manchester Evening News menyebutkan bahwa rumah Bruno Fernandes mengalami pencurian.
Baca Juga: Bruno Fernandes Raih PFA Player of the Year, Jadi Pemain Manchester United Pertama sejak 2010
Sejumlah barang berharga di rumah yang berlokasi di Cheshire tersebut dilaporkan berhasil dibawa oleh pencuri yang berjumlah tiga orang.
Ketiga pencuri itu memasuki rumah Bruno Fernandes dalam kondisi kosong. Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa saat kejadian itu keluarga Bruno Fernandes sedang tidak berada di rumah.
Lebih lanjut, pencurian tersebut pada awalnya diketahui oleh tetangga Bruno Fernandes. Sang tetangga kemudian yang juga melaporkan peristiwa pencurian tersebut kepada pihak kepolisian.
Adapun ketiga pelaku masih belum diketahui secara pasti identitasnya. Ketiga pelaku berhasil melarikan diri terlebih dahulu sebelum polisi tiba di lokasi kejadian.
“Petugas mendatangi lokasi, tetapi tidak menemukan para pelaku. Namun, petugas mendapati telah terjadi pembobolan di rumah tersebut dan sejumlah barang telah dicuri,” jelas Inspektur Detektif, Dave Jarvis. Dilansir dari Kompas.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan investigasi untuk mengungkap kasus yang dialami pemain berpaspor Portugal tersebut.



