MALANG KOTA - Didapuk menjadi pemain muda terbaik di Piala Presiden 2024 tidak membuat Arkhan Fikri tinggi hati.
Pemain 19 tahun itu mengatakan hasil yang dia di turmamen merupakan hasil kerja sama semua penggawa Singo Edan.
Kebersamaan di dalam tim menjadi motivasi tambahan untuknya selalu berusaha tampil maksimal.
Saat ditemui Jawa Pos Radar Malang Senin lalu (5/8), Arkhan berkisah suasana tim musim ini begitu berbeda dengan musim lalu.
Saat ini rasa kekeluargaan antara manajemen, staf pelatih, dan para pemain begitu terasa.
”Di luar lapangan kami begitu kompak satu sama lain,” jelasnya.
Kondisi itu menciptakan chemistry yang kuat antara pemain di pertandingan.
Alhasil, mampu melewati beragam tantangan sepanjang turnamen.
Di antara jadwal padat, bermain away, sampai lawan kuat.
Arkhan melihat kondisi itu membuat pemain akhirnya memiliki tempat yang nyaman untuk meningkatkan kemampuan.
Lalu penggawa Singo Edan bermain dengan sangat baik di posisi masing-masing.
Alhasil, strategi pelatih berjalan maksimal.
Disinggung keberhasilan menjadi pemain muda terbaik Piala Presiden 2024, Arkhan bersyukur.
Baginya itu melengkapi kebahagiaannya membantu tim meraih juara sesuai momen kurang menyenangkan dalam dua musim lalu.
”Alhamdulillah, jadi pemain muda terbaik, tetapi bisa bawa tim juara itu yang paling utama,” jelasnya.
Meski begitu, tapi dia tidak mau terlalu lama melakukan perayaan.
Mulai hari ini mulai fokus ke laga-lagaLiga 1.
Dia melihat tantangan kompetisi tidak akan semakin mudah.
Apalagi putaran pertama musim Liga 1 musim 2024/2025, Arema FC sudah berkandang di Blitar.
Di mana akan ada lebih banyak Aremania menonton laga tim.
”Kami harus bermain dengan bagus,” ujar pemain kelahiran 2004 itu.
Menurutnya, jika performa bagus ditambah kebersamaan dengan suporter kuat akan menjadi modal bagus untuk kompetitif.
Besar harapannya bisa mencatatkan hasil positif di kompetisi nanti.
Saat ini dirinya dan tim dalam motivasi tinggi. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana