Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jeda Arema FC Lawan Barito Putera Lebih Singkat

A. Nugroho • Selasa, 11 Maret 2025 | 02:15 WIB

RECOVERY MINIM: Thales Lira (kiri) berduel udara dengan Muhammad Rafli dalam sesi latihan tim sebelum melawan Persija Jakarta di Stadion Candrabhaga, Bekasi, kemarin.
RECOVERY MINIM: Thales Lira (kiri) berduel udara dengan Muhammad Rafli dalam sesi latihan tim sebelum melawan Persija Jakarta di Stadion Candrabhaga, Bekasi, kemarin.

JAKARTA- Penggawa Arema FC harus segera melupakan hasil melawan Persija Jakarta kemarin.

Dendi Santosa dkk wajib segera fokus dan bersiap untuk laga selanjutnya.

Itu karena, jeda laga pekan ke-28 melawan Barito Putera lebih pendek dari pertandingan sebelumnya.

Saat lawan Persija Jakarta, Singo Edan mempunyai jeda pertandingan selama lima hari sesuai lawan Malut United.

Baca Juga: Hasil Liga 1: Persija Antiklimaks, Dua Kartu Merah, Satu Gol Bunuh Diri Bek Timnas, Arema FC Menang Telak

Sedangkan, sebelum menghadapi Laskar Kie Raha-julukan Malut United- Arema FC punya waktu bersiap tujuh hari.

Karena itu, mereka sempat datang lebih cepat ke Ternate.

Dalam laga melawan Barito Putera nanti, penggawa Arema FC berpotensi menghadapi tantangan kelelahan.

Penyebabnya, sudah bermain dua kali selama enam hari.

Baca Juga: Pertahanan Lawan Keropos, Ada Celah yang Bisa Dimanfaatkan Arema FC

Dalam waktu itu, mereka juga melakukan perjalanan away yang cukup panjang.

Perincian perjalanan away penggawa Singo Edan dimulai dari Surabaya ke Ternate.

Ternate ke Tangerang. Tangerang ke Bekasi. Bekasi ke Jakarta.

Lalu Jakarta ke Surabaya dan lanjut ke Malang hari ini.

Pelatih fisik Arema FC Gustavo Correa tidak memungkiri hal tersebut menjadi tantangan untuk elemen tim. Apalagi, menjadi terpanjang selama putaran kedua kompetisi.

Dan berlangsung saat sejumlah pemain menjalani ibadah puasa.

”Kami harus benar-benar memperhatikan itu (recovery),” kata pelatih asal Brasil tersebut.

Alasannya, saat tidak mengelola waktu dengan baik berpotensi membuat tim tidak perform.

Ada potensi mengalami cedera. Meski begitu, Correa melihat, elemen tim bisa menghadapi tantangan tersebut.

Baca Juga: Arema FC Pindah-Pindah Venue sebelum Lawan Persija

Artinya, secara pribadi bisa melakukan adaptasi. Baik itu dengan perjalanan away sampai beraktivitas selama bulan Ramadan.

Menurutnya, tim pelatih pasti mempunyai program atau strategi mengatasi situasi itu.

”Kami bisa mengatur intensitas, supaya pemain dalam kondisi terbaik saat pertandingan,” jelasnya.

Baca Juga: Arema FC Abaikan Keuntungan Laga tanpa Penonton di Jakarta

Hari ini, penggawa Arema FC mendapat jatah libur satu hari. Sementara itu, Bayu Setiawan tidak merasa perjalanan away saat ini menguras tenaga.

Menurutnya, tim melakukan strategi yang baik untuk menjaga kebugaran elemen tim.

”Contohnya, kami langsung melakukan perjalanan dari Ternate ke Jakarta. Tidak ke Malang dulu,” paparnya.

Sebelumnya, manajemen Singo Edan memilih penerbangan langsung dari Surabaya ke Ternate. Saat itu, menempuh waktu tiga jam.

”Kami tidak lelah, karena termotivasi berjuang untuk tim,” ucapnya. (gp)

Editor : A. Nugroho
#tanding #Arema #sepak bola