Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Berusaha Kembalikan Ketajaman Para Penyerang

Galih R Prasetyo • Rabu, 30 April 2025 | 18:59 WIB

Dalberto Luan Belo (kiri) dikawal ketat pemain Persebaya Ardi Idrus dalam laga BRI Liga 1 pekan Ke29 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin lalu (28/4) (MIFTAHUDDIN MUSTOFA HALIM / RADAR BALI).
Dalberto Luan Belo (kiri) dikawal ketat pemain Persebaya Ardi Idrus dalam laga BRI Liga 1 pekan Ke29 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin lalu (28/4) (MIFTAHUDDIN MUSTOFA HALIM / RADAR BALI).

KABUPATEN - Tim pelatih Arema FC bakal mengoptimalkan waktu enam hari sebelum lawan Persis Solo untuk memperbaiki pekerjaan rumah tim.

Mereka akan berusaha mengembalikan ketajaman duet Dalberto Luan Belo dan Charles Lokolingoy (Dalo).

Keduanya dituntut kembali ke performa terbaiknya saat away ke Stadion Manahan, 5 Mei nanti.

Baca Juga: Pemain Arema FC Kembali ke Malang sebelum Lawan Persis

Itu karena, Laskar Sambernyawa-julukan Persis Solo-sedang dalam grafik yang meningkat.

Mereka sukses menang dalam dua laga beruntun.

Selama pertandingan itu sukses mencatatkan nirbobol.

Dalam tiga laga terakhir, Arema FC kalah dua kali saat Dalberto dan Lokolingoy gagal menciptakan gol.

Sedangkan tim, kalah sekali saat Dalberto membuat gol.

Baca Juga: Mengulangi Performa Negatif Bulan Januari, Arema FC Tidak Menang dalam Tiga Pertandingan

Momentum itu terjadi saat laga pekan ke-29 melawan Persita Tangerang, 20 April lalu.

Pelatih Kepala Arema FC Ze Gomes menjelaskan, menyiapkan dua cara untuk memperbaiki situasi tersebut.

Pertama mencoba formasi anyar untuk membuat lini depan tajam.

Dilihatnya, formasi 4-3-3 bisa jadi salah satu opsi.

”Tapi, kami perlu melihatnya dan melakukan analisis dalam beberapa latihan sebelum mengambil keputusan ke sana,” terangnya.

Sebelumnya, Singo Edan tampil dengan skema 4-4-2 dengan duet Dalo mengisi posisi ujung tombak.

Dedik Setiawan, Bayu Setiawan, dan Salim Tuharea bermain di winger.

Sedangkan untuk cara kedua, dia akan terus memberi latihan penyelesaian akhir para pemain.

Dia yakin, metode itu bisa meningkatkan kemampuan elemen tim dalam membobol gawang lawan.

”Karena dari sisi permainan tim sudah sangat baik (di laga sebelumnya),” tutur juru taktik berlisensi UEFA Pro itu.

Baca Juga: AREMA FC vs PERSEBAYA: Blunder Buyarkan Kemenangan di Depan Mata

Menurut juru taktik asal Portugal itu, para penyerang tim perlu meningkatkan variasi membobol gawang lawan.

Baik itu lewat skema bola mati dan open play.

Dia yakin meningkatkan aspek itu akan membantu para pemain di lini depan.

Baginya, Lokolingoy, Dalberto, Dedik Setiawan, dan Salim, merupakan pemain punya kualitas.

Tapi, saat melawan Persebaya lalu sedikit kurang beruntung dan perlu lebih baik dalam mengambil keputusan.

Contohnya saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.

Perlu diketahui, dalam pertandingan lawan Persebaya lalu, Arema FC mencetak delapan kreasi peluang.

Lima tembakan ke gawang lawan dan tiga umpan silang. (wb3/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #persis solo #sepak bola indonesia #liga 1 indonesia