RADAR MALANG - Rafael Struick akhirnya resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Dewa United Banten FC pada Rabu (16/7). Penyerang Timnas Indonesia itu diikat kontrak selama tiga tahun dan akan memperkuat skuad Banten Warriors untuk menghadapi musim 2025/2026. Langkah ini tentu menjadi kabar besar di bursa transfer domestik. Pasalnya, Struick masih berusia 22 tahun dan sempat dikaitkan dengan berbagai klub luar negeri sebelum akhirnya memilih berlabuh di Liga 1.
Tak butuh waktu lama, pengumuman resmi dari akun Instagram Dewa United langsung mengundang perhatian netizen. Komentar berdatangan, tak hanya dari fans, tapi juga rekan setimnya di Timnas Indonesia.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah komentar dari Ole Romeny, striker naturalisasi yang juga jadi bagian Timnas Indonesia. Dalam bahasa Belanda, dia menuliskan, "Doe je ding brada", yang berarti "lakukan apa yang kamu mau, teman."
Komentar itu disambut antusias oleh warganet. Beberapa menafsirkan kalimat tersebut sebagai bentuk dukungan, tapi tak sedikit juga yang menganggapnya sebagai isyarat bahwa kepindahan Struick cukup mengejutkan.
Tak hanya Ole, nama-nama lain seperti Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen juga turut memberi semangat. Kehadiran Struick jelas menjadi magnet baru bagi Banten Warriors, yang musim lalu finis sebagai runner-up Liga 1 2024/2025.
Dalam pernyataannya, Struick mengaku bangga bisa bergabung dengan Dewa United. Dia merasa klub ini adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan karier. Keputusannya tak diambil dengan terburu-buru, Struick mengaku telah berdiskusi dengan keluarga dan orang-orang terdekat sebelum menjatuhkan pilihan.
Pemain kelahiran Belanda ini juga sempat berbicara langsung dengan pelatih Jan Olde Riekerink di Belanda sebelum menyepakati kontrak. Meski begitu, kepindahan Struick tetap mengundang tanda tanya dari sebagian warganet. Banyak yang berspekulasi bahwa pemain muda seperti dirinya masih sangat layak bermain di Eropa dan keputusan pulang ke Liga 1 terlalu cepat.
Terlepas dari berbagai opini publik, manajemen Dewa United memiliki harapan besar. Mereka percaya Struick bisa menambah variasi serangan dan menjadi salah satu motor utama di lini depan musim depan.
Dengan kontrak jangka panjang dan dukungan penuh dari pelatih, Rafael Struick kini jadi sorotan baru di Liga 1. Dia datang bukan hanya membawa nama besar, tapi juga ekspektasi tinggi dari publik.
Apakah keputusan Struick akan menjadi langkah tepat dalam kariernya atau justru jadi bahan diskusi panjang sepanjang musim? Yang jelas, semua mata kini tertuju pada pemain muda yang memilih pulang saat semua orang menunggu ia bersinar di Eropa. (bal)
Editor : A. Nugroho