Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMPN 4 Kota Malang Sukses Jalankan Program Kelas Peminatan

K
Penulis: Kholid Amrullah❯

 


Advertisement

SATU VISI: Para guru dan karyawan SMPN 4 Kota Malang selalu kompak dalam melaksanakan tugas membimbing para siswa menuju pintu gerbang kesuksesan.
SATU VISI: Para guru dan karyawan SMPN 4 Kota Malang selalu kompak dalam melaksanakan tugas membimbing para siswa menuju pintu gerbang kesuksesan.

MALANG KOTA – Jika ingin mencari sekolah yang peduli dengan minat siswa, SMP Negeri 4 Kota Malang jawabannya. Hal itu dibuktikan SMP Negeri 4 Kota Malang yang mengembangkan sistem kelas peminatan sebagai strategi mengakomodasi potensi, minat, dan bakat siswa sejak dini. Program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga menjadi salah satu faktor pendukung lahirnya berbagai prestasi di tingkat kota hingga nasional.


Melalui konsep peminatan, siswa memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati. Berbagai kelas peminatan dikembangkan sekolah, mulai dari olahraga, tahfiz, olimpiade, seni tradisi, literasi, pramuka, hingga basket. Pendekatan ini membuat proses belajar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta keterampilan abad ke-21.

Advertisement

Kepala SMPN 4 Kota Malang, Dr. Pancayani Dinihari, M.Pd., menjelaskan, setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda sehingga sekolah berupaya  menyediakan wadah agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal. “Dengan memberikan ruang sesuai minat siswa, proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu melahirkan prestasi secara berkelanjutan,” jelasnya.

LOKOMOTIF: Kepala SMPN 4 Kota Malang Dr. Pancayani Dinihari, M.Pd., menjadi motor penggerak dalam proses pendidikan di sekolah.
LOKOMOTIF: Kepala SMPN 4 Kota Malang Dr. Pancayani Dinihari, M.Pd., menjadi motor penggerak dalam proses pendidikan di sekolah.

 

Advertisement

Keberhasilan model peminatan tersebut menurut Dini, tercermin dari berbagai capaian sekolah. Dalam beberapa tahun terakhir, SMPN 4 Kota Malang konsisten menorehkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Di antaranya menjadi juara umum Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Malang, meraih berbagai penghargaan dalam cabang seni, olahraga, literasi, serta kompetisi lainnya. “Berbagai prestasi tersebut memperkuat posisi sekolah kami sebagai salah satu sekolah negeri berprestasi di Kota Malang,” ujarnya bangga.

Menurut dia, inovasi juga terus diperluas melalui penguatan budaya literasi. Sekolah mengembangkan program GEMBUK (Gemar Membaca Buku) dan REMARK (Remaja Mengarang dan Berkarya) yang mendorong siswa aktif membaca sekaligus menghasilkan karya tulis. Program itu diperkenalkan melalui kegiatan Fastavalia Litera Expo yang memadukan pameran karya, bazar, lomba, hingga peluncuran puluhan buku karya guru dan siswa sebagai bentuk nyata penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Tak hanya fokus pada prestasi, sekolah juga menempatkan pengembangan karakter sebagai fondasi utama. Berbagai kegiatan kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, dan aktivitas ekstrakurikuler menjadi bagian dari upaya membentuk lulusan yang adaptif, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial. Karena menuru Dini, sekolah yang hebar bukanlah sekolah yang menghasilkan anak-anak yang sama, melainkan sekolah yang mampu menemukan, mengembangkan, dan mengantarkan setiap peserta didik mencapai potensi terbaiknya sesuai minat bakat dan kemempuannya.

Ketika setiap anak diberi ruang untuk bertumbuh di bidang yang dicintainya, mereka tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga menemukan jati diri, rasa percaya diri, dan kebahagiaan dalam belajar. “Itulah hakikat pendidikan yang memerdekakan dan menghargai keunikan setiap insan,” jelasnya.

Ke depan lanjut dia, SMPN 4 Kota Malang berkomitmen terus mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai perkembangan zaman. Melalui sistem peminatan yang terarah. “Sekolah berharap setiap siswa mampu menemukan keunggulannya masing-masing sehingga siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter,” pungkasnya.(lid)

Advertisement

Artikel Terkait

Menggebrak! SMPN 4 Kota Malang Launching 55 Buku, Milik Kasek Berjudul Merancang Sekolah Kepemimpinan

Menggebrak! SMPN 4 Kota Malang Launching 55 Buku, Milik Kasek Berjudul Merancang Sekolah Kepemimpinan

Gebrakan demi gebrakan seakan tak pernah surut dari SMPN 4 Kota Malang. Selain berkali-kali meraih prestasi di bidang akademik dan non-akademik yang terbaru SMPN 4 menggelar event yang tidak biasa, namanya Fastavalia Lit

Gelar Karnaval, 1.073 Pelajar SMPN 4 Malang Pilih Tonjolkan Budaya Lokal

Gelar Karnaval, 1.073 Pelajar SMPN 4 Malang Pilih Tonjolkan Budaya Lokal

Itu menjadi kali pertama SMPN 4 Kota Malang menggelar karnaval.

25 Dapur MBG di Kota Malang Kembali Beroperasi setelah Di-Suspend

25 Dapur MBG di Kota Malang Kembali Beroperasi setelah Di-Suspend

Sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang sempat berhenti beroperasi akibat terkena sanksi penonaktifan sementara atau suspend dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer