Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dies Natalis Universitas Negeri Malang Ke-72 Berkomitmen Wujudkan 5 Program Prioritas 2027

A
SALING SUPPORT: Rektor Universitas Negeri Malang Prof Hariyono berfoto bersama dengan Wamen Mendiktisaintek H. Fauzan (empat dari kiri) dalam sela-sela perayaan Dies Natalis UM Ke-72 di Graha Cakrawala UM.
SALING SUPPORT: Rektor Universitas Negeri Malang Prof Hariyono berfoto bersama dengan Wamen Mendiktisaintek H. Fauzan (empat dari kiri) dalam sela-sela perayaan Dies Natalis UM Ke-72 di Graha Cakrawala UM.

Advertisement

RADAR MALANG - Sehat, Bergerak, Berdampak, dan Berkelanjutan. Menjadi tema yang diusung Universitas Negeri Malang (UM) dalam peringatan HUT Ke-72. Dalam usia itu, UM ingin jadi kampus yang memacu transformasi dan riset.

DALAM pidatonya, Rektor UM  Hariyono menegaskan, tema tersebut menjadi arah transformasi kampus setelah UM berkembang dari lembaga pendidikan tenaga kependidikan menjadi universitas komprehensif dan berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Menurutnya, transformasi UM tidak cukup berhenti pada perubahan kelembagaan. Kampus harus semakin mandiri, unggul, adaptif, bereputasi, serta mampu memberikan kontribusi hingga tingkat global.

Advertisement

Dari sisi sumber daya manusia, UM kini memiliki 164 guru besar dan 579 dosen berkualifikasi doktor. Penguatan tersebut jadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas akademik sekaligus menyiapkan generasi pemimpin keilmuan.

Saat ini, UM siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya melalui pengembangan pendidikan yang emansipatoris. Pendidikan tidak hanya diarahkan agar mahasiswa menguasai keterampilan teknis sesuai bidang studi, tetapi juga memiliki keterampilan yang lebih luas. 

”Yang kita ubah bukan sekadar pengetahuannya itu sendiri, tapi bagaimana kami para dosen, tenaga pendidik, dan mahasiswa berani juga mengubah mindset kita, cara pandang kita,” katanya kemarin (18/10). Perubahan paradigma dinilai penting karena kebutuhan masyarakat dan dunia kerja terus bergerak. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi bagian penting dari proses pendidikan.

Advertisement

USUNG SEMANGAT BERSAMA: Perayaan Dies Natalis UM Ke-72  dihadiri berbagai sivitas akademika dan para praktisi dari berbagai kalangan di Graha Cakrawala, kemarin.
USUNG SEMANGAT BERSAMA: Perayaan Dies Natalis UM Ke-72 dihadiri berbagai sivitas akademika dan para praktisi dari berbagai kalangan di Graha Cakrawala, kemarin.

Transformasi tersebut juga terlihat dari perkembangan akademik UM. Jumlah program studi meningkat dari 114 pada 2023 menjadi 154 pada 2026. Sebanyak 105 program studi telah meraih akreditasi Unggul/A, sedangkan program studi dengan akreditasi internasional meningkat menjadi 47.

Di bidang riset, dosen UM menghasilkan 6.607 publikasi sepanjang 2021—2025. Namun, capaian tersebut tidak ingin berhenti sebagai ukuran kinerja. Prof Hariyono menegaskan, riset UM harus bergerak menuju keunggulan riset.

PACU TRANSFORMASI UM: Rektor Universitas Negeri Malang Prof Hariyono menyampaikan kampus harus semakin mandiri, unggul, adaptif, bereputasi, serta mampu memberikan kontribusi hingga tingkat global.
PACU TRANSFORMASI UM: Rektor Universitas Negeri Malang Prof Hariyono menyampaikan kampus harus semakin mandiri, unggul, adaptif, bereputasi, serta mampu memberikan kontribusi hingga tingkat global.

Arah tersebut kemudian diterjemahkan melalui lima kebijakan prioritas UM pada 2027. Yakni Institutional Excellence, Research Excellence, Teaching and Learning Excellence, Global Talent, serta Financial Sustainability. Kelimanya diarahkan untuk memperkuat tata kelola, riset, inovasi pembelajaran, talenta mahasiswa, hingga kemandirian keuangan kampus.

Dengan arah tersebut, Dies Natalis UM ke-72 menjadi refleksi dan pijakan untuk memperkuat peran UM sebagai perguruan tinggi yang sehat, terus bergerak, menghasilkan dampak, dan mampu menjaga keberlanjutan kontribusinya bagi masyarakat.

Advertisement
Editor : Andika Satria Perdana

Artikel Terkait

UM Kirim 90 Mahasiswa ke PIMNAS ke-39, Masuk Lima Besar Nasional

UM Kirim 90 Mahasiswa ke PIMNAS ke-39, Masuk Lima Besar Nasional

Universitas Negeri Malang (UM) mengirimkan 18 tim beranggotakan 90 mahasiswa untuk berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada 2–7 November 2026

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Rencana pengembangan tiga fakultas baru Universitas Negeri Malang (UM) masih menunggu kepastian pemanfaatan lahan yang saat ini digunakan empat sekolah.

Wacana Kuliah Gratis, UM Pilih Income Generating.

Wacana Kuliah Gratis, UM Pilih Income Generating.

Wacana pemerintah terkait kuliah gratis menjadi perhatian perguruan tinggi. Pihak Universitas Negeri Malang (UM) menilai pembiayaan pendidikan tidak sepenuhnya dapat mengandalkan anggaran negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer