Panitia Reuni UIN Malang Siapkan Tempat Menginap Gratis untuk Alumni yang Datang Sabtu Malam

MALANG – Para alumni UIN Malang yang berasal dari luar kota tidak perlu khawatir terlambat mengikuti rangkaian Reuni Akbar dan Pelantikan Pengurus IKA UIN Malang pada 1 November 2026 mendatang. Pasalnya, panitia menyiapkan tempat menginap gratis yang mampu menampung ratusan alumni di Kampus 3 UIN Malang.
Sekretaris Panitia Reuni Akbar dan Pelantikan Pengurus IKA UIN Malang, Dr. Romi Faslah, M.Si., menyampaikan bahwa panitia akan memanfaatkan gedung Islamic Center sebagai tempat istirahat para alumni. Mereka bisa datang pada Sabtu malam, 31 Oktober, dan kemudian beristirahat di ruangan yang telah disediakan. “Tempatnya luas, banyak kamar kecilnya, dan di lantai atas juga ada masjidnya,” terang dia dalam rapat koordinasi di rumah Ketua IKA UIN Malang, Hasanuddin Wahid, Minggu (25/10) malam.
Romi mengatakan, para peserta yang datang pada malam hari justru akan bisa lebih leluasa menikmati keindahan suasana Kampus 3 UIN Malang, termasuk melihat kerlap-kerlip lampu di Kota Malang. “Bisa juga ngopi bersama teman-teman lamanya,” gurau dia.

Panitia, lanjut dia, menyiapkan tempat istirahat dan tempat menginap karena sejumlah alumni dari luar kota menginformasikan akan datang pada malam hari. Salah satu tujuannya adalah agar mereka bisa lebih santai sekaligus menghindari keterlambatan karena rangkaian acara reuni sudah dimulai sejak pukul 06.00 pagi. Selain itu, kedatangan sebagian peserta reuni pada malam hari diharapkan bisa mengurangi kepadatan lalu lintas dari bawah menuju Kampus 3. “Karena jalannya kan sempit, kalau terlalu padat khawatir macet,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua IKA UIN Malang, Hasanuddin Wahid berharap acara reuni kali ini bisa berjalan sukses dan semarak. Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh panitia agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Dia ingin agar reuni ini meninggalkan kesan yang baik bagi para alumni. Selanjutnya, tali silaturahmi dan persaudaraan antarsesama alumni UIN Malang diharapkan semakin erat.
Untuk itu, pria yang juga anggota DPR RI ini mengajak para alumni untuk menyempatkan diri menghadiri acara reuni akbar karena acara semacam ini belum tentu digelar setiap tahun. “Monggo dulur-dulur alumni IAIN, STAIN, dan UIN kita bernostalgia bersama,” ajaknya.
Hasan juga menyampaikan bahwa di sejumlah kampus besar, ikatan alumni menjadi salah satu pilar penting dalam ikut mengangkat nama kampus di kancah nasional. Peran para alumni bisa membuat nama besar kampus semakin terangkat dan dipercaya masyarakat. “IKA UIN Malang juga harus bisa memberi peran yang strategis terhadap almamater,” katanya. (lid)



