Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tembus Peringkat 430 Asia, UM Perkuat Jejaring dan Reputasi Global

A
Kasubdit Pemeringkatan Ir. Nurul Hidayat, S.Si., M.Si., Ph.D. (kiri) berharap wawasan serta jejaring yang telah diperoleh dalam forum QS Higher Ed Summit bisa diterjemahkan menjadi strategi nyata untuk terus meningkatkan rekognisi global UM
Kasubdit Pemeringkatan Ir. Nurul Hidayat, S.Si., M.Si., Ph.D. (kiri) berharap wawasan serta jejaring yang telah diperoleh dalam forum QS Higher Ed Summit bisa diterjemahkan menjadi strategi nyata untuk terus meningkatkan rekognisi global UM

Advertisement

BALI, RADAR MALANG - Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat strategi peningkatan reputasi dan kemitraan internasional melalui partisipasinya dalam QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds pada Selasa-Kamis (3–5/11) di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali. Dalam forum yang dihadiri lebih dari 1.600 peserta dari kalangan pimpinan perguruan tinggi, industri, dan pemerintah di kawasan Asia Pasifik serta berbagai negara tersebut, UM mengirimkan Kepala Subdirektorat Pemeringkatan, Ir. Nurul Hidayat, S.Si., M.Si., Ph.D., dan Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi, Achmad Taufani Irawan, S.Pd., M.T. 

Keikutsertaan ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang metodologi pemeringkatan global, memperluas jejaring internasional, serta menjajaki peluang kerja sama untuk meningkatkan rekognisi UM di tingkat dunia.

Selama tiga hari, delegasi UM mengikuti berbagai sesi dan diskusi mengenai tren, tantangan, serta inovasi pendidikan tinggi global, khususnya pemeringkatan universitas, kemitraan lintas negara, dan pengembangan riset serta inovasi. Delegasi juga mempelajari metodologi dan kriteria QS World University Rankings sebagai bahan penyusunan strategi peningkatan peringkat UM. Di sela-sela agenda konferensi, delegasi berdialog dengan pimpinan perguruan tinggi, akademisi, mitra industri, dan tim QS untuk bertukar praktik baik sekaligus menjajaki peluang kolaborasi. 

Advertisement

Forum ini juga dimanfaatkan UM untuk memperkenalkan profil dan capaian institusi kepada komunitas pendidikan tinggi internasional.

Momentum konferensi tersebut semakin bermakna dengan pengumuman QS Asia University Rankings (AUR) 2027 pada 3 November 2026. Dalam pemeringkatan terbaru tersebut, UM mencatat peningkatan signifikan dengan naik dari peringkat 25 ke peringkat 18 di tingkat nasional, dari peringkat 101 ke peringkat 82 di Asia Tenggara, serta dari peringkat 537 ke peringkat 430 di Asia. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan posisi UM masing-masing sebanyak 7 peringkat di tingkat nasional, 19 peringkat di Asia Tenggara, dan 107 peringkat di Asia. 

Hasil ini menjadi indikator penguatan daya saing UM di tingkat regional sekaligus bahan evaluasi untuk merumuskan strategi peningkatan kinerja dan reputasi akademik secara berkelanjutan.

Advertisement

Universitas Negeri Malang (UM) berpartisipasi dalam QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds
Universitas Negeri Malang (UM) berpartisipasi dalam QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 yang diselenggarakan oleh QS Quacquarelli Symonds

Partisipasi UM dalam forum internasional ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dukungan tersebut sejalan dengan Target 17.6 tentang penguatan kerja sama internasional dan pertukaran pengetahuan di bidang sains, teknologi, serta inovasi, serta Target 17.16 mengenai pengembangan kemitraan multipihak. Hal ini diwujudkan melalui dialog dan penjajakan kolaborasi dengan perguruan tinggi, industri, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama Target 4.3 tentang kesetaraan akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas. Pertukaran wawasan dan praktik baik diharapkan dapat memperkuat kemitraan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi di UM. Selain itu, penguatan jejaring riset dan penjajakan kolaborasi dengan mitra industri mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, khususnya Target 9.5 tentang peningkatan kapasitas penelitian ilmiah dan pengembangan inovasi.

Ke depan, tantangan utama UM adalah menerjemahkan wawasan dan jejaring yang diperoleh menjadi program konkret. Sebagai tindak lanjut, UM menyiapkan sosialisasi hasil kegiatan, penyusunan strategi peningkatan peringkat, serta penguatan tata kelola data pemeringkatan. Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa partisipasi dalam forum internasional memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas institusi.

 

Advertisement

Artikel Terkait

UM Kirim 90 Mahasiswa ke PIMNAS ke-39, Masuk Lima Besar Nasional

UM Kirim 90 Mahasiswa ke PIMNAS ke-39, Masuk Lima Besar Nasional

Universitas Negeri Malang (UM) mengirimkan 18 tim beranggotakan 90 mahasiswa untuk berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada 2–7 November 2026

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Rencana pengembangan tiga fakultas baru Universitas Negeri Malang (UM) masih menunggu kepastian pemanfaatan lahan yang saat ini digunakan empat sekolah.

Wacana Kuliah Gratis, UM Pilih Income Generating.

Wacana Kuliah Gratis, UM Pilih Income Generating.

Wacana pemerintah terkait kuliah gratis menjadi perhatian perguruan tinggi. Pihak Universitas Negeri Malang (UM) menilai pembiayaan pendidikan tidak sepenuhnya dapat mengandalkan anggaran negara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer