KABUPATEN – Kepala SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo (SMK NUSA) dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Sekolah Berprestasi 2023 di pendapa Kabupaten Malang, Selasa lalu (19/9). Penghargaan di ajang Ma’arif Award 2023 digelar oleh Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PC NU Kabupaten Malang.
Acara yang digelar dalam rangka Golden event Puncak Resepsi Hari Lahir ke-94 LP Ma’arif NU itu dihadiri sejumlah pejabat di Pemkab Malang. Di antaranya Wakil Bupati Malang, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Dewan Pendidikan, Pengurus Wilayah (PW) Ma'arif NU Jatim, PC NU Kabupaten Malang, dan Rektor Unisma.
SMK NUSA berdiri sejak 31 Januari 2006, dinisiasi oleh LP Ma’arif NU dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Poncokusumo. Karena kebutuhan masyrakat untuk mendapatkan pendidikan jenjang SMK yang terbaik dan saat itu di Poncokusumo belum ada SMK.
Saat itu, periode 2006 – 2009 SMK NUSA masih menempati lahan milik SMP Sunan Ampel Poncokusumo. Kemudian pada 2009, dengan inisiatif dan prakarsa Kepala SMK NUSA Drs H. Abdul Mujib Syadzili MSi, serta kebutuhan sekolah agar cepat berkembang, akhirnya bisa membeli sebidang tanah. Lalu dibangun pada 2011.
Pada 2012, SMK NUSA pindah ke bangunan baru yang diresmikan oleh Kabid Dikmenjur Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Sekolah tersebut memiliki 9 ruang kelas serta jurusan unggulan. Di antaranya Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Saat ini, SMK NUSA memiliki 57 ruang kelas dan 7 jurusan yang kesemuanya berprestasi. Yakni TKR dengan prestasi juara LKS Kabupaten Malang, TKJ dengan prestasi juara 1 Nasional Network PT Telkom Indonesia, Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) dengan prestasi juara 1 LKS wilker 3 Keperawatan dengan prestasi Juara 1 LKS tingkat Jawa Timur.
Selain itu, Teknik Sepeda Motor dengan prestasi Juara 2 Mekanik Yamaha regional Malang, Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian dengan Juara 1 Nasional lomba Bisnis plan, Lanskap dan Pertamanan dengan prestasi Juara 1 Nasional LKS bidang lanskap.
Perkembangan infrastruktur dan prestasi tersebut tidak lepas dari pembinaan karakter guru dan siswa dengan memadukan karakter akhlakul karimah yang biasa diterapkan di pondok pesantren. Diaplikasikan tiap hari dalam pendidikan formal SMK NUSA.
Inovasi teknologi juga dilakukan dengan program digitalisasi sekolah. Pembuatan prototype mobil antar jemput siswa dan pengembangan sepeda motor listrik. Produk Teaching Factory (TEFA) APHP aneka roti, kue, kopi, aneka minuman sari buah, dan aneka kripik umbi umbian. Produk Tefa TKJ perakitan Laptop dan LCD Proyekto. Terbaru, ada budidaya melon dengan sistem irigasi tetes air.
Kepala SMK NUSA Drs H. Abdul Mujib Syadzili MSi dalam kesempatan tersebut menyampaikan apa yang dia lakukan sesuai dengan anjuran Allah SWT. Dia mengatakan, SMK NUSA harus menjadi sekolah percontohan bagi sekolah lain yang ingin maju.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya untuk sekolah lain yang ingin study banding ke SMK NUSA. Akan kami berikan resep khusus untuk mempercepat perkembangan sekolah dengan siswa yang berkarakter akhlak kharimah," katanya. (bes/dan)
Editor : Aditya Novrian