KETIKA berdebat, Arek Malang kerap mengeluarkan istilah-istilah khusus.
Salah satunya yakni istilah dengkulmu anjlok.
Sebenarnya, tidak ada makna khusus dari istilah tersebut.
Pengertiannya bisa berbeda-beda.
Tergantung intonasi orang yang menyampaikannya Umumnya, istilah itu mewakili rasa geram ketika terjadi perdebatan.
Dan, istilah tersebut biasa digunakan untuk teman sebaya.
”Tujuan kata ini untuk menyangkal isi kalimat dari lawan bicara,” kata Sejarawan dan Pemerhati Bahasa Malangan Restu Respati.
Menurut pengamatannya, selain dengkulmu anjlok, ada kata lain serupa yang memiliki arti sama.
Padanan dari dengkulmu anjlok yakni dengkulmu mlocot, dengkulmu sempal dan dengkulmu amoh.
Selain digunakan masyarakat Malang, kata dengkulmu anjlok juga biasa dipakai di daerah lain.
Seperti di Surabaya, Pasuruan, dan Sidoarjo. (adk/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana