PUSAT Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terus menunjukkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat desa di Indonesia. Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, PKBM dinilai berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki indeks literasi, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Menurut Prof Dr H Sucipto MS dalam hasil meta-analisis kualitatifnya, proses pemberdayaan yang dilakukan PKBM mencakup lima kegiatan utama. Yakni penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan, penguatan, dan pengakaran. Kelima tahapan itu berkontribusi pada perubahan perilaku individu dan kelompok dalam mengembangkan keterampilan serta memecahkan berbagai permasalahan kehidupan.
Dia mengatakan, desa-desa yang sebenarnya memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar, namun sumber daya manusia yang dimiliki kurang menyadarinya. ”Salah satunya desa di daerah Bajul Mati, Kabupaten Malang, kami hadir di situ dan muncul gagasan pengembangna wisata,” tuturnya.
Meskipun PKBM bukan satu-satunya lembaga pendidikan nonformal, persaingan dengan lembaga serupa seperti kursus dan pelatihan kerja menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, PKBM dituntut untuk terus berinovasi agar tetap relevan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (dur/adn)
Editor : Indra Andi