Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kronologi Lengkap! Ini Daftar Korban Kecelakaan Bus Study Tour SMP PGRI 1 Wonosari Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 23 Mei 2024 | 15:50 WIB
Bus kecelakaan yang ditumpangi rombongan SMP 1 PGRI Wonosari Malang
Bus kecelakaan yang ditumpangi rombongan SMP 1 PGRI Wonosari Malang

MALANG – Keceriaan rombongan SMP PGRI 1 Wonosari, Kabupaten Malang, berubah menjadi duka pada Selasa malam (21/5).

Saat pulang study tour, rombongan berjumlah 51 orang yang menggunakan Bus Bimario W 7422 UP itu mengalami kecelakaan di KM 695+400 jalur A Tol Jombang– Mojokerto atau Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Kecelakaan terjadi setelah bus menghantam truk Mitsubishi pengangkut gerabah dengan nopol N 9674 UH.

Salah seorang guru yang ikut rombongan wisata, Agung Putro Bakti, 28, mengatakan awalnya mereka berangkat dari SMP PGRI 1 Wonosari pada Senin malam (20/5) menggunakan satu armada bus.

Ada empat tempat wisata yang dituju. Antara lain Pantai Parangtritis, Candi Prambanan, Bukit Breksi, dan berakhir di Jalan Malioboro.

Pada Selasa pagi, mereka sudah sampai di Pantai Parangtritis.

”Kami kembali ke Malang pada pukul 20.00,” katanya.

Awalnya, perjalanan pulang itu terasa lancar.

Sekitar pukul 22.30, mereka sempat berhenti di rest area.

Kemudian melanjutkan perjalanan.

Setelah itu Agung merasa bus berjalan cukup kencang.

Bahkan ada kesaksian dari pengemudi lain (setelah terjadi kecelakaan) yang menyebut bus wisata itu seperti zigzag.

Sebelum menabrak truk, bus terlebih dahulu membentur bagian tengah jalan.

Akibatnya, para penumpang terlontar dari tempat duduknya.

Agung merasa seperti terlempar ke kanan dengan kuat.

”Saya duduk di kursi ke empat sisi kiri,” tuturnya.

Dia pun tak sadar apa yang telah membentur kepalanya.

Tahu-tahu sudah tergeletak di tengah dan tertimpa tubuh penumpang depan.

Bus berhenti beberapa meter setelah menabrak truk pengangkut gerabah.

Agung menambahkan, seluruh penumpang saat itu sangat panik.

Banyak yang tidak menyadari apa yang terjadi lantaran sebelumnya mereka sedang terlelap.

Mereka pun kebingungan di dalam bus.

”Sekitar 10-15 menit itu kita tak bisa keluar,” tambahnya.

Karena luka yang dialami tidak terlalu berat, Agung bisa memberikan pertolongan kepada penumpang lain.

Selanjutnya dia memecah kaca samping bus.

Bak truk yang berada di sisi kiri bus pun dimanfaatkan untuk jalan keluar.

Setelah korban luka dievakuasi ke rumah sakit, Agung bersama istrinya membimbing siswa lain menuju rest area terdekat.

Mereka sempat berjalan sekitar satu kilometer.

Berkat bantuan para sopir wisatawan yang ikut menolong, mereka berhasil menghubungi perusahaan bus.

Kendaraan penjemput pun datang sekitar pukul 02.00.

Tetapi, para siswa mengalami trauma dan sempat menolak naik bus lagi.

”Bahkan mereka lebih memilih naik truk,” bebernya.

Dengan menenangkan siswa dan meyakinkan bahwa bus akan dikawal oleh pihak Polda Jatim, akhirnya para siswa mau naik.

Perjalanan menuju Malang pun terasa sangat berat.

 Agung lantas meminta siswa untuk menghubungi keluarga dan mengabarkan bahwa mereka baik-baik saja.

Rombongan tiba sekitar pukul 07.00 di Wonosari.

Isak tangis para penumpang dan keluarga pun pecah.

Agung kemudian mengumpulkan mereka terlebih dahulu dan menenangkannya.

Kemarin, (22/5) sebetulnya sekolah sudah masuk.

Tapi akhirnya diliburkan karena masih dalam suasana duka.

Menurut Agung, pihak sekolah juga masih berfokus pada penyelesaian tragedi yang tak pernah disangka tersebut.(iza/fat)

Data Korban Kecelakaan Bus Study Tour SMP PGRI 1 Wonosari

Meninggal Dunia

  1. Edi Sulistiyono, 46, kernet bus, warga Dusun Semanding RT 2/RW 9, Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
  2. Edy Kresna Handaka, 62, guru, warga Desa Ngebruk, Kecamatan Sumber Pucung, Kabupaten Malang

Luka-Luka

  1. Yanto, 36, pengemudi, warga Dusun Bendorejo RT 3/RW 1, Gembongan, Ponggok, Blitar (luka robek pada telapak tangan dan kaki)
  2. Leni Noviananta, 23, warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (luka memar di kepala sebelah kiri)
  3. Susantinigsih, 30, asal Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang (luka sobek di pelipis)
  4. Jaseni, 60, asal Desa Kluwut, Kecamatan Wonosar (luka sobek di pipi)
  5. Almira, 16, asal Desa Ngerjo, Kecamatan Wonosari (luka memar di dahi)
  6. Juwati, 57, asal Desa Slorok, Kecamatan Kromengan (luka di gusi, gigi patah, dan memar di dahi)
  7. Wahyu Agung, 30, asal Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari (luka lecet di pelipis kiri)
  8. Mujiari, 46, asal Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari (luka sobek di wajah)
  9. Wisnu, 4,5, asal Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari (luka memar dan lecet di dahi)
  10. Adelia, asal Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari (luka sobek di kaki kiri dan ada indikasi patah jari kelingking kaki)
  11. Yunior, 23, asal Sumba Barat (luka memar di kaki kanan)
  12. Edo, 23, asal Malang (luka robek di bibir dan luka robek di punggung kaki kiri)
  13. Natalia, 22, asal Manggarai (luka robek di bibir dan hidung memar)
  14. Hartono, 58, asal Malang (luka lecet di pelipis kanan)

Data Penumpang Bus

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#SMP PGRI 1 Wonosari #Kecelakaan di Malang