Di antaranya Gunung Bromo dan Gunung Semeru sebelah timur. Kemudian, Gunung Arjuno sebelah utara, dan Gunung Kawi dan Gunung Panderman sebelah barat. “Lanud Abd Saleh memiliki nilai keuntungan dalam segi pertahanan udara. Yaitu membuat sulitnya terdeteksi lawan dari udara. Selain itu, Lanud Abd Saleh merupakan satuan yang vital. Karena memiliki skadron udara tempur dan angkut.
Beserta alutsista pendukung lainnya sebagai benteng pertahanan udara NKRI,” kata Marsda Widyargo. Menurutnya, kedudukan Lanud Abd Saleh strategis dan vital. Ini berdampak pada keunggulan dalam penyelenggaraan berbagai operasi penerbangan. Tak terkecuali, pembinaan dan kerja sama bilateral antar negara.
Khususnya di bidang pengamanan wilayah udara serta latihan militer bersama. Saat ini pun, Lanud Abd Saleh jadi lokasi latihan bersama dengan angkatan udara Amerika Serikat. Dia berterima kasih atas dedikasi pejabat lama Danlanud. Zulfahmi akan bertugas di Makoopsud II Makassar sebagai Irkoopsud II.
Sedangkan, sebelum jadi Danlanud, Fairlyanto adalah Sesdisopslatau Mabesau Jakarta. Alumni AAU 1994 tercatat sebagai penerbang pesawat OV-10 Bronco. Dia juga sudah tidak asing dengan Lanud Abd Saleh. Karena, Fairlyanto pernah berdinas di Lanud Abd Saleh. Di antaranya sebagai Danskadron 21, Kadisops dan Danwing 2. Pangkoopsud II berharap pejabat baru Danlanud segera menyesuaikan diri.
Sehingga, tugas pokok sebagai Danlanud bisa dijalankan secepatnya. Di tempat yang sama juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 3 Daerah II Lanud Abd Saleh. Yakni dari Luluk Zulfahmi kepada Ila Fairlyanto. Sertijab ini dipimpin Ketua Pia Ardhya Garini Daerah II Koopsud II Yanti Ikoputra. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno