Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sekda Kabupaten Masuk Bursa Pj Wali Kota, Diusung Dua Fraksi DPRD Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 4 Agustus 2023 | 18:00 WIB

 

Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat
Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat

MALANG KOTA - Ada satu calon baru yang muncul dalam pengusulan Pj Wali Kota Malang. Yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. Nama itu mencuat setelah dua calon kandidat mundur. Untuk diketahui, sebelumnya ada lima pejabat Pemkot Malang yang telah terjaring oleh Tim DPRD Kota Malang.

 Dua nama pejabat yang mundur adalah Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Subkhan. Selain dia, ada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Handi Priyanto yang juga mundur. Sedangkan tiga calon kandidat yang tersisa adalah Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Eko Sri Yuliadi, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten 2) Pemkot Malang Diah Ayu Kusuma Dewi.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menjelaskan, keputusan mundurnya dua pejabat itu diketahui setelah pihaknya melakukan pemanggilan kepada lima calon kandidat Pj Wali Kota, Rabu lalu (2/8). Alasan yang diberikan kedua kandidat yakni beban tugas yang masih belum diselesaikan di perangkat daerah masing-masing.

”Kalau Pak Handi kan target pajak saat ini tinggi. Jadi mungkin ada beban target. Pak Subkhan juga sama, saat ini sedang fokus melakukan sertifikasi aset,” terang Made, kemarin.

Dengan mundurnya dua kandidat itu, sebenarnya dewan bisa langsung mengusulkan tiga kandidat yang tersisa. Itu sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun Made menjelaskan, pihaknya ingin menambah satu kandidat lagi, sebagai pembanding atau opsi.

”Perpanjangan waktu pemilihan Pj dan penambahan kandidat ini supaya mutu tetap terjaga. Kalau hanya tiga kandidat yang ada, terus langsung disusulkan, buat apa ada musyawarah. Ini kan supaya ada pilihan atau opsi,” papar Made.

Terkait mencuatnya Wahyu Hidayat, dia menerangkan bila nama itu diusulkan oleh dua partai. Yakni PDIP dan Partai Golkar.

Kemudian disetujui oleh empat fraksi lainnya. Adanya nama Wahyu itu cukup kontras dibanding pernyataan dewan sebelumnya. Yakni hanya akan mengusulkan calon dari internal Pemkot Malang.

Sementara Wahyu merupakan Sekda Kabupaten Malang, yang notabene merupakan calon eksternal. ”Karena Pak Wahyu Hidayat ini adalah warga Kota Malang, yang bertugas di (Pemerintahan) Kabupaten Malang. Sehingga mengerti persis karakteristik Kota Malang,” imbuh Made.

Lebih lanjut, politisi PDIP itu menyampaikan, pihaknya menargetkan penentuan Pj dilakukan Senin pekan depan (7/8). Atau paling lambat dilakukan Selasa (8/8). ”Karena kami ditarget oleh pusat harus menyetorkan tiga nama paling lambat 9 Agustus,” tambah dia.

Terpisah, Kepala Bapenda Handi Priyanto mengonfirmasi dirinya telah mundur dari pencalonan Pj Wali Kota. Ketika ditanya alasan, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dishub Kota Malang itu tak memberikan keterangan apa pun. ”Langsung ditanyakan ke dewan saja,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Malang Subkhan juga irit bicara mengenai keputusannya mundur dari bursa Pj Wali Kota. Dia hanya mengatakan, dari awal memang tidak berpikir maju menjadi Pj Wali Kota Malang. ”Kan saya disusulkan, jadi tidak pernah maju atau mencalonkan diri,” kata dia.

Di tempat lain, Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat mengaku baru mendapat kabar namanya masuk bursa Pj Wali Kota pada Rabu malam (2/8). ”Sebagai warga asli Kota Malang, memang ada keinginan DPRD Kota Malang menjadikan saya sebagai salah satu kandidat Pj Wali Kota,” kata dia saat dikonfirmasi kemarin (3/8).

Karena informasi pencalonan tersebut, dia akan menemui DPRD Kota Malang. ”Hari ini (kemarin), saya diminta hadir di DPRD Kota Malang untuk membahas pencalonan tersebut,” lanjutnya. Karena itu, dia belum bisa memastikan akan menerima tawaran tersebut atau tidak. Sebab, belum ada pembahasan lebih lanjut dengan fraksi-fraksi di DPRD Kota Malang.

”Kami akan berdiskusi dulu. Saya juga ingin mendengar secara langsung harapan DPRD Kota Malang dengan menjadikan saya sebagai kandidat,” imbuh mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang itu.

Meski begitu, sebagai warga asli Kota Malang, Wahyu tetap merespons positif tawaran tersebut. Karena itu dia berkenan hadir untuk menemui DPRD Kota Malang. (adk/yun/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pj wali kota malang #wahyu hidayat