RADAR MALANG – Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menekankan pentingnya evaluasi komprehensif terhadap implementasi otonomi daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diperkuat agar tetap berjalan efektif dan relevan.
Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung usai dialog Green Demokrasi Indonesia bersama dengan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia dan para kalangan Generasi Z di Provinsi Bengkulu (17/2).
Ia menegaskan bahwa DPD RI terus memperbarui kajian untuk mengidentifikasi aspek-aspek dalam pelaksanaan otonomi daerah yang telah berjalan secara optimal maupun yang masih memerlukan penguatan.
Sultan Bachtiar Najamudin juga melihat dari berbagai pandangan dan hasil kajian dari para pakar, termasuk tokoh yang dikenal sebagai “arsitek” lahirnya otonomi daerah, terkait dengan perkembangan dan implementasi sistem tersebut hingga 2026.
Menurutnya, terdapat pandangan yang telah menilai otonomi daerah telah mengalami kegagalan, sementara pakar lainnya berpendapat bahwa kebijakan tersebut masih belum berjalan secara optimal.
Ia menegaskan bahwa urgensi perbaikan yang berkelanjutan, menurutnya, proses evaluasi tidak boleh mengikis semangat desentralisasi, melainkan harus diarahkan untuk memperkuat peran dan kapasitas daerah.
Melalui evaluasi yang komprehensif, Sultan Bachtiar Najamudin berharap pemerintah daerah kian mandiri dalam menjalankan kewenangannya. Ia juga berharap agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran. Selain itu, Sultan Bachtiar Najamudin juga menilai langkah tersebut berpotensi mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.
Penulis: Anna Tasya Enzelina
Editor : Aditya Novrian