Mirip Ayam, Padahal Jamur: Menu “Daging” Nabati di Malang yang Bikin Penasaran

RADAR MALANG – Siapa bilang menu vegetarian pasti hambar dan membosankan? Di Malang, sejumlah tempat makan menyajikan olahan “daging” dari bahan nabati yang tampilannya mirip ayam, bebek, hingga bakso. Bahannya bukan daging, tetapi jamur, gluten, kedelai, dan sayuran.
Salah satunya Meta Vegetarian di kawasan Sukun, Kota Malang. Menu andalannya dikenal dengan nama “paha ayam kw” yang dibuat dari jamur tiram dan gluten. Teksturnya disebut kenyal dan bumbu bakarnya meresap.
Ada juga Waroeng SA Vegetarian di Jalan Brigjen Slamet Riadi, Klojen. Tempat ini menawarkan menu ayam dari bahan nabati, serta siobak, bakcang, dan vegan bento. Harga mulainya sekitar Rp21 ribu menurut rujukan media kuliner.
Baca Juga: Pemkot Malang Siapkan Empat Pasar Rakyat Jadi Sentra Kuliner, Ada Sawojajar hingga Sukun
Depot Asri Vegetarian menyajikan bakso dari jamur, soto, rawon, hingga ayam bakar versi vegetarian. Lokasinya berada di Jl. Ikan Hiu No. 6, Purwodadi, Kecamatan Blimbing. Sementara itu, Mie Panjang Umur di Jl. Sunandar Priyo Sudarmo No.22-24, Purwantoro, menawarkan bakso vegan, nasi bebek sambal ijo vegan, dan rawon tanpa daging.
Bagi non-vegetarian, olahan seperti ini bisa menjadi cara mencoba rasa baru tanpa harus mengubah pola makan. Bagi vegetarian, menu yang menyerupai hidangan khas Nusantara membuat pilihan makan di luar rumah terasa lebih luas.
Calon pengunjung sebaiknya memeriksa kabar terbaru lewat media sosial atau Google Maps sebelum datang.



