Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hangatkan Malam Dingin di Malang dengan Semangkuk Ronde Titoni

Aditya Novrian • Kamis, 10 April 2025 | 21:10 WIB

Ronde Titoni hidangan yang cocok untuk malam harı (Andrew Assa.
Ronde Titoni hidangan yang cocok untuk malam harı (Andrew Assa.

RADAR MALANG - Di tengah dinginnya udara malam Kota Malang, Warung Ronde Titoni tetap menjadi destinasi kuliner yang tak tergantikan sejak pertama kali dibuka pada tahun 1948. 

Terletak di kawasan Pecinan, tepatnya di Jalan Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Kecamatan Klojen.

Baca Juga: Buka Tengah Malam, Ludes Sebelum Subuh! Ini Dia Rawon Mbak Ten!

Warung ini menyuguhkan kehangatan yang tak hanya berasal dari minuman tradisional, tapi juga dari nuansa nostalgia.

Warung Ronde Titoni terletak di jantung keramaian Pasar Besar, menjadikannya sangat mudah dijangkau oleh warga lokal maupun wisatawan. 

Setiap harinya, tempat ini mulai melayani pelanggan dari pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. 

Namun, pengunjung disarankan datang lebih awal untuk menghindari antrean panjang.

Menu utama yang paling dicari tentu saja wedang ronde. Minuman tradisional berbahan dasar bola-bola ketan berisi kacang dan disajikan dengan kuah jahe hangat ini sangat cocok dinikmati saat malam dingin. 

Selain ronde, warung ini juga menawarkan berbagai kudapan tradisional seperti angsle, kacang kuah, roti goreng, dan cakwe.

Yang membuatnya berbeda, Warung Titoni juga menyajikan ronde kering, varian unik yang jarang ditemui di tempat lain. 

Baca Juga: Buka sampai Malam, Pasar Klojen Kota Malang Masih Sepi

Bola ketan disajikan terpisah dari kuah, dibalut kacang tumbuk, dan bisa disantap langsung atau dicelupkan ke kuah jahe.

Paduan ronde dengan cakwe atau roti goreng menjadi salah satu daya tarik unik dari Ronde Titoni. Beberapa pengunjung memilih mencocol potongan cakwe ke dalam kuah ronde, sementara lainnya mencampurnya langsung ke dalam mangkuk.

Meskipun termasuk dalam jajaran kuliner legendaris Malang, harga makanan di Warung Titoni tetap terjangkau. 

Satu porsi ronde atau angsle dibanderol mulai dari Rp12.000 hingga Rp15.000, sementara roti goreng dan cakwe hanya Rp4.000 per porsi.

Warung Ronde Titoni menjadi destinasi wajib bagi wisatawan yang ingin merasakan kuliner khas Malang di malam hari.(fd)

Editor : Aditya Novrian
#makanan hangat #kuliner malang enak #ronde kuah jahe #kuliner malam