Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Herba Drink Sampai Kerajinan Unik Kabupaten Malang, Check!

Shuvia Rahma • Rabu, 10 November 2021 | 03:59 WIB
Photo
Photo
MALANG – Kabupaten Malang memiliki produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa menjadi pilihan. Baik, fashion, handycraft, hingga kuliner. Sejak Senin (1/11) Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Malang bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Malang menggelar UMKM Shopping Festival. Acara ini digelar satu bulan penuh hingga 30 November. Program ini merupakan rangkaian hari jadi Kabupaten Malang yang ke-1261 serta membangkitkan perekonomian daerah berbasis kerakyatan.

Selain digelar secara offline, event ini juga dilaksanakan secara online di pamerpamer.com

Penasaran dengan produk unggulan di Kabupaten Malang? Berikut beberapa item yang bisa anda temui di UMKM Shopping Festival:

1. Adnin’s Herba Drink

Photo
Photo

Adnin’s Herba Drink merupakan minuman herbal tradisional siap saji. Dibuat secara alami tanpa pengawet, dengan bahan-bahan berkualitas premium, serta kemasan modern dan kekinian membuat minuman herbal ini tampak eksklusif.

Adnin's Herba Drink hadir sebagai salah satu minuman tradisional khas Indonesia sekaligus untuk melestarikan tradisi nenek moyang yang mulai tergeser dengan hadirnya banyak sofdrink dan minuman kemasan siap saji lainnya.

Minuman herbal kemasan ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imunitas dan menambah stamina kebugaran tubuh. Cocok sekali sebagai media untuk mengenalkan dan melestarikan minuman tradisional khas Indonesia kepada kalangan pelajar. Karena Adnin's Herba Drink mempunyai ciri khas dan rasa tersendiri meskipun secara garis besar merupakan jamu. (*)

Adnin's Herba Drink hadir sebagai salah satu minuman tradisional khas Indonesia sekaligus untuk melestarikan tradisi nenek moyang yang mulai tergeser dengan hadirnya banyak sofdrink dan minuman kemasan siap saji lainnya.

Minuman herbal kemasan ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan imunitas dan menambah stamina kebugaran tubuh. Cocok sekali sebagai media untuk mengenalkan dan melestarikan minuman tradisional khas Indonesia kepada kalangan pelajar. Karena Adnin's Herba Drink mempunyai ciri khas dan rasa tersendiri meskipun secara garis besar merupakan jamu. (*)

2. C+JUICE

Photo
Photo

Aneka juice menyehatkan dengan label C+Juice dibuat dari bahan-bahan pilihan hasil kebun sendiri. Pastinya dijamin non pestisida sehingga aman untuk tubuh. Ada Sari lemon, Lemon drink siap minum, jus jambu merah, jus markisa, jus sirsak, hingga infuse water lemon dan buah lainnya berdasarkan pesanan. Bahkan kebun kecil aneka buah itu sebagai ladang bahan utama C+Juice menjadi wisata kecil di desa. Namanya Petik Kebun Lemon.

C+Juice sekaligus menjawab kebutuhan tubuh akan cairan yang porsinya hingga 80 persen. Selain menyegarkan, ragam produknya bernutrisi serta cocok sebagai penambah imun. Saat ini C+Juice tengah mengurus sertifikat GMP (good manufacturing practice) fan HACCP (Hazards Analysis Critical Control Point) atau Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis. (*)

3. Dinais Keripik Sayur

Photo
Photo

Dinais mempersembahkan yang terbaik untuk semua kalangan. Dengan olahan keripik sayur yang membuat kita dapat menikmatinya kapan saja dan dalam segala suasana di mana saja. Bahkan yang tidak suka dengan sayur pun dijamin menjadi ketagihan. Bahan baku pilihan dan segar dipastikan membuat Dinais uwenak dan sehat, apalagi harganya sangat terjangkau.

Ada keripik beluntas, keripik kenikir, keripik terong, keripik pare, dan lainnya. Ada pula aneka varian rempeyek, keripik ceker serta keripik usus. Selamat menikmati DINAIS Keripik Sayur. Prodak DINAIS di produksi di Jalan Nasional, Desa Krajan RT 02, RW 01, Desa Karang Suko, Kecamatan Pagelaran dekat wisata air Sumber Maron, Kabupaten Malang. (*)

4. Hanair Batik

Photo
Photo

Hanair Batik telah mewarnai seni membatik di Kabupaten Malang sejak tujuh tahun lalu. Baik itu batik tulis, jumputan, maupun shibori. Motif yang diusung pun tidak terpatok pada desain tertentu. Tetapi berdasarkan imajinasi. Ada motif parang, ragam hewan, bunga, dan tumbuhan. Batik-batik itu pun tidak hanya berupa lembaran kain, tetapi ada pula yang diaplikasikan dalam busana jadi. Misalnya kebaya borjut, kebaya burting, baju tusan, baju koisan, bleseran jumput, hingga setelan. Hanir Batik terus berupaya menyesuaikan produksi dengan perkembangan pasar dengan shibori limited edition yang menjadi unggulan. (*)

5. Jankrik's Gallery

Photo
Photo

Mendong adalah tanaman khas Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang yang telah ada sejak dahulu kala. Dulu, kerajinan mending hanya bernilai fungsional sebagai tikar saja. Seiring berkembangnya jaman, kini mendong diubah menjadi barang bernilai dua fungsi. Selain fungsional juga sebagai barang seni.

Sebagai upaya melestarikan identitas budaya lokal, Jankrik's Gallery bersama masyarakat dan petani mendong di Wajak menghasilkan beberapa produk kerajinan. Mulai dari sandal rumah, kipas, alas piring, keranjang, vas bunga, dompet, hingga tas. Membeli produk Jankrik's Gallery berarti membantu pelestarian identitas budaya lokal, keberlangsungan petani mendong dan ekonomi para pengrajinnya.

Kerajinan berbahan mendong ini harganya beragam berdasarkan modelnya. Sandal anyam Rp 25.000, kipas anyam Rp 15.000, keranjang kecil Rp 30.000, hingga keranjang anting Rp 50.000. (*)

6. K Isty Ecoprint

Photo
Photo

Kecamatan Singosari menghadirkan pesona flora yang mengandung tanin warna yang unik. Semua itu bermanfaat untuk dijadikan motif ecoprint pada media kain, kulit, keramik, dan kertas. Keanekaragaman hayati telah menginspirasi K Isty Ecoprint untuk menciptakan beragam kain olahan. Salah satunya berbasis pewarna alam yang mulai banyak dilirik dalam dunia fashion.
Kampanye recycle dan upcyle juga turut mendorong perkembangan olahan kain dengan memanfaatkan sumber daya alam, khususnya tanaman. Dan ecoprint sebagai produk ecofriendly, turut menyumbangkan kepedulian kepada Indonesia dari pencemaran proses pewarnaan tekstil.

K Isty Ecoprint juga menggunakan bahan kain dan kulit berkualitas. Teknik ecoprint sendiri sudah teruji menghasilkan exclusive produck untuk fashion dan home decor.

Tersedia topi, jilbab,pasmina, baju wanita pria, tas, kain dan alas kaki dari bahan kanvas dan kulit (kambing, domba, sapi ) serta aksesoris berupa kalung bahan kulit dan tembaga. Bagi pecinta home decor, K Isty menyediakan sarung bantal kursi, taplak meja, hiasan dinding dari ecopaper dan kanvas. (*)

7. Pare Krispi Fizada
Photo
Photo

Pare, sayuran yang satu ini terkenal karena pahitnya. Bahkan asumsi itu telah melekat kuat di benak siapa pun, tak terkecuali anak-anak. Tapi, di tangan UMKM Fizada, pare bukan lagi sayur pahit, melainkan berubah menjadi keripik super renyah dengan rasa gurih dan enak. Segala keribetan mengolah pare dengan campuran tepung dan bumbu menjadi pare krispi pun terbayar lunas.
Dan yang pasti…No Pahit. Pare krispi Fizada itu di-packaging dalam kemasan ekonomis dengan harga mulai Rp 12.500 saja. Dijamin, semua umur bisa menikmati camilan ini tanpa harus takut...pahitnya.

7. Stik mini Pudarima
Photo
Photo

Stik mini Pudarima dirintis sejak pertengahan 2019 lalu. Ide bisnis muncul setelah melihat dan merenungkan bahwa snack berbetuk stik yang ada selama ini rasanya itu-itu saja. Rasanya asin dan over MSG atau bumbu penyedap. Padahal, konsumsi MSG berlebihan tidak baik bagi kesehatan. Karena itulah, muncullah ide memproduksi stik dengan varian keju dan ayam bawang yang rendah MSG. Pemasaran dilakukan secara offline di toko oleh-oleh Malang Raya. Sedangkan pemasaran online baru tahap edukasi saja. Harga yang dipasang sangat ramah di kantong, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 13.000. (*) Editor : Shuvia Rahma
#UMKM #shopping festival #umkm kabupaten malang