Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Maritim dan Investasi Sugeng Santoso mengatakan, kunjungan timnya kali ini, dalam rangkaian untuk kesiapan percepatan pembangunan KSPN Bromo Tengger Semeru. Di tengah masa pandemi, menurutnya satu hal yang harus lebih diperhatikan yakni aspek kesehatan.
"Kesehatan dan protokol menjadi sangat penting, maka manajemen resiko (dengan menggunakan) CHSE (Certified Healthcare Simulation Educator) menjadi sangat penting," ujar Sugeng dalam sambutannya.
Dia menambahkan, nantinya akan ada penilaian terhadap kesiapan percepatan pembangunan KSPN BTS. Setelah dinilai dan mendapatkan hasilnya, baru pihaknya akan mengkategorikan statusnya dalam high risk (resiko tinggi) dan low risk (resiko rendah). "Itu yang nanti akan kami laporkan kepada piminan kami Pak Menko (Luhut)," terangnya.
Jika masuk kategori low risk, maka percepatan pembangunan KPSN BTS segera dilakukan. Lewat rencana percepatan pembangunan KSPN BTS itu, pihak kementerian berharap bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Malang M Sanusi menjelaskan, kunjungan lapangan dari Kemenkomarves ini terkait dengan kelanjutan Badan Otorita Pariwisata (BOP) dan pembangunan KSPN Bromo Tengger Semeru. Karena sempat terhambat pandemi Covid 19, sehingga prosesnya sempat berhenti.
"(Nanti) banyak yang akan dibangun oleh pemerintah pusat seperti jalan, spot pariwisata, perhotelan hingga pelayananan akan diperbaiki. Pemkab Malang tidak menyediakan apa-apa semuanya akan disediakan oleh pemerintah pusat," jelasnya.
Ditambahkannya, secara kelembagaan BOP Bromo Tengger Semeru diketuai Gubernur Jawa Timur. Sementara wakilnya adalah Bupati Malang, Bupati Probolinggo dan Bupati Pasuruan, dan dibawahnya adalah staf dari Kementerian. Proyek KSPN BTS ini, akan dijalankan setelah dikeluarkan peraturan pemerintah dan intruksi presiden dari Presiden Joko Widodo, beserta anggarannya.
Turut serta dalam tim kunjungan lapangan Kemenkomarves tersebut Asisten Deputi Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Suparman, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Maritim dan Investasi Sugeng Santoso, dan Staf Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahyanto.
Pewarta: Andika Satria Perdana Editor : Farik Fajarwati