Bupati Malang HM Sanusi dan Sekda Wahyu Hidayat memberi pembekalan bagi para abdi negara tersebut. Dalam kesempatan itu, Sanusi menyampaikan, 313 CPNS ini telah berhasil melalui berbagai ujian. Mereka diseleksi secara transparan, akuntabel, dan bebas dari KKN (korupsi, kolusi, nepotisme). Mereka juga telah menjalani seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, hingga Seleksi Kompetensi Bidang.
Sanusi berharap, momentum ini dapat dijadikan pemicu bagi para CPNS tersebut, terutama dalam memantapkan niat dan komitmen menjadi ASN. Sebab, mereka harus mengabdikan hidupnya kepada bangsa dan negara.
”Nilai-nilai dasar ASN adalah berakhlak. Sementara, employer branding abdi negara adalah bangga melayani bangsa. Ini yang harus diterapkan seluruh pegawai negeri di seluruh instansi pemerintah. Tak terkecuali di lingkungan Pemkab Malang," ujar Sanusi di depan para CPNS.
Dia menyebut ASN sebagai orang-orang yang terpilih. Maka, dia meminta mereka bertindak secara proaktif dan menunjukkan kinerja terbaik. ASN sebagai abdi negara dan masyarakat dituntut untuk cekatan dan solutif.
ASN harus dapat diandalkan dalam memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat. "Laksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, disiplin, dan berintegritas tinggi. Gunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien. Jangan menyalahgunakan kewenangan jabatan," tuturnya.
Sanusi juga meminta 313 CPNS meningkatkan kompetensinya. Juga bisa menjawab tantangan yang selalu berubah dari waktu ke waktu. "Beri penguatan kompetensi teknis bidang tugas kepada para CPNS," tutupnya.(fin/dan)
Editor : Mahmudan