RADAR MALANG – Meski sinar matahari bermanfaat dalam membantu tubuh untuk memproduksi vitamin D, radiasi sinar ultraviolet (UV) tetap berisiko merusak kulit. Penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi kulit dari dampak tersebut.
Perlu diingat bahwa Indonesia merupakan negara yang berbeda di garis khatulistiwa sehingga memungkinkan tubuh terkena paparan sinar matahari dengan intensitas tinggi. Ditambah lagi, perubahan iklim akibat pemanasan global turut meningkatkan sinar ultraviolet.
Paparan sinar UV secara langsung tanpa perlindungan dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti penuaan dini, kanker kulit, kulit terbakar atau sunburn, muncul kerutan, bercak hitam, warna kulit tidak rata, dan kulit menjadi merah.
Baca Juga: Waspada ISPA! Kenali Penyebab dan Gejalanya
Kondisi ini terjadi karena paparan sinar matahari secara terus-menerus dapat merusak kolagen yang ada dalam kulit. Hal tersebut yang menyebabkan kulit menjadi kusam dan timbul kerutan di usia muda.
Selain itu, paparan sinar UV dapat memperparah kondisi kulit yang sedang bermasalah, bahkan dapat menghambat kinerja obat untuk penyakit tertentu. Oleh sebab itu, perlindungan terhadap kulit menjadi hal yang tidak dapat diabaikan.
Kulit memerlukan perlindungan yang mencakup dua jenis, yakni perlindungan secara fisik dan kimiawi. Oleh karena itu, sebelum keluar ruangan sebaiknya Anda menggunakan sunscreen atau sunblock pada permukaan kulit. Selain itu, pakai payung, topi, atau baju berlengan panjang untuk memaksimalkan tubuh terhindar dari efek buruk paparan sinar matahari.
Baca Juga: Lezat dan Bernutrisi! Ini Manfaat Susu Kambing bagi Kesehatan
Penggunaan sunscreen sebaiknya sekitar 15-30 menit sebelum melakukan aktivitas di luar. Di samping itu, meski di rumah, sunscreen tetap wajib dipakai. Demi hasil yang maksimal sunscreen perlu diaplikasikan kembali setiap dua jam, terutama setelah berkeringat atau terkena air.
Dengan penggunaan yang tepat dan konsistem, sunscreen dapat membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Baca Juga: 1.800 Perempuan Inden Skrining Gratis Kanker Serviks dari Pemkot Malang
Editor : Aditya Novrian