Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Richdjoe Barbershop Malang, Skill Mencukur Rambut Jadi Kunci Utama

Bayu Mulya Putra • Minggu, 19 Januari 2025 | 19:30 WIB
PELOPOR: Salah satu barberman di Richdjoe Barbershop melayani pelanggan, Kamis lalu (16/1). SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG
PELOPOR: Salah satu barberman di Richdjoe Barbershop melayani pelanggan, Kamis lalu (16/1). SATRIA CAHYONO / RADAR MALANG

SALAH satu tempat yang banyak dikenal di Kota Malang yakni Richdjoe Barbershop. 

Berdiri sejak 2015 lalu, kini mereka sudah membuka cabang di tiga titik. 

”Kalau boleh dibilang memang barbershop kami yang mengawali men’s grooming di Kota Malang,” terang Owner Richdjoe Barbershop Joko Prihatin. 

Sanggup bertahan dan berkembang hampir 10 tahun menjadi capaian tersendiri bagi mereka. 

Layanan maksimal dan kualitas cukur rambut menjadi senjata utama mereka. 

”Ciri khas di tempat kami juga karyawan lebih rapi dengan mengenakan kemeja bahan vest,” paparnya. 

Secara harfiah, konsep barbershop sebenarnya digunakan untuk potong rambut pria. 

Namun, kadang juga diminati para perempuan. 

”Sebenarnya memang bisa, namun alatnya untuk styling tidak ada seperti catok rambut atau curly rambut. Karena itu, perempuan yang datang ke sini mayoritas bergaya tomboy atau potong model laki-laki,” beber pria asal Jakarta itu. 

Selain barbershop, dia juga membuka barber academy. 

Itu dibuka untuk siapapun yang ingin mengikuti kelas memangkas rambut. 

”Untuk kelas barber academy, kami sediakan kelas 368,” jelasnya. 

Tiga artinya para calon barberman di-training selama tiga bulan untuk belajar memangkas rambut. 

Setelah bisa, selanjutnya menambah durasi belajar menjadi enam bulan. 

Kemudian seterusnya hingga training selama delapan bulan. 

”Biasanya kami bebaskan, apakah mau kerja di sini atau kerja di tempat lain,” kata pria yang juga menjadi anggota DPRD Kota Malang itu. 

Proses training itu didampingi langsung oleh master barberman hingga peserta mahir. 

Joko mengaku tak menarik biaya untuk calon barberman yang mengikuti akademi. 

Mereka dapat belajar memangkas rambut secara cuma-cuma. 

Alfa Centaury, menjadi salah satu mantan pesertanya. 

Kini dia menjadi barberman di Richdjoe Barbershop. 

Proses belajarnya cukup cepat, berjalan sekitar dua bulan saja. 

”Yang penting ada basic skill, pasti lebih cepat,” papar dia. 

Styling rambut laki-laki memiliki teknik khusus. 

Barberman harus menguasai teknik perming rambut dan berbagai model. 

Seperti comma hair, burst fade, wolf cut, curtain bangs, dan banyak lainnya. 

”Yang pertama harus menguasai teknik dasar. Setelah itu, berbagai model lain bisa dipelajari dengan mudah,” tambah pria asal Kota Blitar itu. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Richdjoe Barbershop #mencukur rambut #Kota Malang #barbershop #skill