Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Polres Malang Pelototi 10 Pelanggaran Lalin selama 14 Hari

Bayu Mulya Putra • Selasa, 11 Februari 2025 | 18:00 WIB
BAGIAN DARI PENCEGAHAN: Apel kesiapan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025 digelar di halaman Polresta Malang Kota, kemarin.
BAGIAN DARI PENCEGAHAN: Apel kesiapan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025 digelar di halaman Polresta Malang Kota, kemarin.

MALANG KOTA - Pantauan terhadap 10 jenis pelanggaran lalu lintas (lalin) bakal ditingkatkan.

Mulai kemarin (10/2) sampai 23 Februari nanti, kepolisian di semua daerah secara serentak menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2025.

Termasuk di Kota Malang.

Total 10 jenis pelanggaran lalin yakni berboncengan dengan motor lebih dari satu orang.

Selanjutnya pelanggaran melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, menerobos lampu merah, pengendara masih di bawah umur, dan pengemudi dalam pengaruh alkohol.

Selain itu ada pelanggaran pengendara tidak menggunakan helm SNI, knalpot brong, berkendara menggunakan ponsel, dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Total ada 85 personel yang disiagakan selama Operasi Keselamatan Semeru 2025.

Terdiri dari pihak kepolisian, TNI, hingga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitransyah mengatakan, operasi juga dilakukan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Itu sesuai arahan dari Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono.

”Harapannya nanti saat puasa angka fatalitas kecelakaan menurun dan tingkah laku masyarakat dalam berkendara semakin baik,” kata dia.

Berdasar data Polresta Malang Kota, selama dua tahun terakhir ada penurunan angka kecelakaan saat Operasi Keselamatan Semeru.

Seperti tahun 2023, ada 13 kejadian kecelakaan dengan 15 korban.

Namun tahun 2024 menurun menjadi sembilan kejadian kecelakaan dengan 11 korban (selengkapnya baca grafis).

SUMBER: SATLANTAS POLRESTA MALANG KOTA
SUMBER: SATLANTAS POLRESTA MALANG KOTA

Jumlah kecelakaan yang tinggi juga masih terjadi sepanjang bulan Januari 2025.

Polisi mencatat ada 23 kecelakaan dalam satu bulan.

Total ada enam korban meninggal.

Jumlah itu lebih banyak ketimbang bulan Desember 2024.

Saat itu, tercatat ada 19 kecelakaan dengan tiga korban meninggal.

Ada beberapa kawasan yang menjadi atensi Polresta Malang Kota.

Antara lain Jalan Kolonel Sugiono yang menjadi black spot atau titik rawan kecelakaan.

Kemudian kawasan tertib lalu lintas seperti di Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Ciliwung, Jalan Veteran, Jalan Jaksa Agung Suprapto, dan banyak lainnya.

Selain itu, pihaknya juga akan tetap memantau aktivitas balap liar.

Pemantauan bakal dilakukan setiap hari. (mel/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Polres Malang #Kota Malang #Patroli #pelanggaran lalin