MALANG KOTA - Rangkaian perayaan HUT ke-107 Rumah Sakit Lavalette mengundang driver ojek online. 23 driver ojol mengikuti pelatihan tentang bantuan hidup dasar (BHD) dan pertolongan pertama pada kecelakaan, kemarin (27/11). Selama ini, driver ojol dilihat rentan bersinggungan dengan peristiwa di jalan, seperti kecelakaan.
”Kami lihat driver ojol ini memang cukup sering bersinggungan dengan pasien yang diantar ke rumah sakit kami,” ujar Penanggung Jawab Pelatihan BHD dan First Aid Driver Ojol Wahyu Handrianto. Harapannya, setelah pelatihan ini para driver bisa menularkan ilmunya kepada driver lain.
Pelatihan itu penting karena tiap korban kecelakaan atau orang yang sakitnya kambuh mendadak memiliki golden time. Materi yang diberikan ke driver ojol meliputi cara mengamankan korban, bantuan hidup jantung dasar, hingga cara menghentikan pendarahan.
Setelah materi disampaikan, puluhan driver ojol itu praktik menangani pasien yang sedang kritis saat di jalan. Seperti cara memindahkan tubuh korban menuju tempat yang aman. Lalu, melakukan pengecekan seperti denyut nadi, napas, hingga denyut jantung korban.
Baru pelatihan dilanjut dengan materi cara menghadapi korban saat mengalami henti jantung dan pendarahan hebat. ”Contoh materi yang penting dipelajari terkait airway and breathing emergency management,” lanjut Wahyu.
Airway breathing sangat vital karena sumbatan jalan napas bisa mengakibatkan kematian pasien dalam waktu 3-5 menit. Selain pelatihan pada driver ojol, RS Lavalette juga menggelar penanaman 107 pohon hingga seminar AV-Shunt. (aff/gp)
Editor : A. Nugroho