MALANG KOTA, RADAR MALANG - Dua tahun berturut-turut menjadi juara dua dalam lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Jatim, tahun ini Kota Malang membidik juara pertama. Kelurahan Tasikmadu menjadi wakilnya. Kemarin (21/6), tim dari Kelurahan Tasikmadu mengikuti penilaian tahap akhir via daring.
Untuk diketahui sebelumnya, pada 2024 lalu Kota Malang meraih juara dua yang diwakili Kelurahan Gadang. Kemudian tahun 2025 kembali meraih juara dua yang diwakili Kelurahan Bunulrejo.
Tahun ini, selain Kota Malang, ada Madiun dan Mojokerto yang masuk kategori tiga besar. Menurut Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Malang Yuyun Nanik Ekowati, terpilihnya Kelurahan Tasikmadu untuk mewakili penilaian di tingkat provinsi karena potensinya.
Potensi yang dimiliki seperti dalam bidang ketahanan pangan. ”Di Kelurahan Tasikmadu terdapat lahan makam seluas 700 meter persegi yang tidak terawat. Sekarang dikelola menjadi lumbung pangan yang dinamakan Green Heaven,” sebut Yuyun.
Lumbung pangan yang ada di Kelurahan Tasikmadu itu ditanami sayur-sayuran. Kemudian ada UMKM yang bekerja sama dengan pelaku usaha setempat seperti Warung Tandon. Selain potensi, dalam lomba desa dan kelurahan juga ada penilaian kesiapsiagaan bencana.
Dari sisi kesiapsiagaan bencana, Kelurahan Tasikmadu juga memiliki alat-alat pendukung seperti dua senso hingga APD. Untuk Kelurahan Tangguh Bencana, Tasikmadu juga memperagakan kesiapsiagaan dalam penilaian kemarin.
Mereka melakukan simulasi kebencanaan hingga penanganan kecelakaan. ”Kami akui sempat ada kendala karena ini penilaian pertama lewat daring. Namun, kami optimistis peluang menjadi juara satu cukup besar,” tegas Yuyun.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mengatakan bahwa pihaknya hadir untuk memberikan dukungan kepada Kelurahan Tasikmadu. Dari hasil penilaian terakhir itu, akan ditentukan juara satu sampai juara tiga.
”Semoga bisa mewakili Jatim di tingkat nasional,” sebut Ali. Untuk bisa mewakili Jatim, tim juri melakukan penilaian. Beberapa aspek yang menjadi penilaian seperti administrasi, inovasi pelayanan, hingga kesiapsiagaan diperhatikan dengan seksama. (mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra