MALANG - Ini pilihan mahasiswa di Malang yang ingin bekerja paro waktu tapi dengan waktu yang lebih fleksibel lagi. Yaitu, jadi driver ojek online. Berbekal motor dan ponsel, mahasiswa bisa meraup cuan yang cukup sebagai bekal bertahan hidup dan jajan.
Tidak adanya sif dan jam masuk yang kaku menjadikan pekerjaan sampingan ini banyak diminati oleh berbagai kalangan mahasiswa di Malang. Apalagi saat musim libur kuliah seperti sekarang dan mereka tetap memilih stay di Malang.
Baca Juga: Kerja Part Time Barista di Malang, Ini Cuan yang Bisa Didapat Mahasiswa
Salah seorang mahasiswa yang memilih untuk mengisi liburan dengan menjadi driver ojek online adalah Farhan. Mahasiswa 23 tahun itu memilih untuk tidak pulang ke Jakarta dikarenakan waktu liburan kali ini yang tidak sepanjang liburan semester genap.
“Daripada ngabisin uang buat pulang Jakarta, Gua pilih narik aja. Kalaupun pengen pulang, Gua mending pulang ke Magetan. Rumah nenek Gua,” ujar Farhan kepada Jawa Pos Radar Malang.
Bekerja paro waktu memang sudah biasa dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa di Malang. Tidak ada lagi urusan gengsi seperti dulu.
Bahkan, banyak mahasiswa dari keluarga mampu yang riang gembira melakukannya. Mereka menganggap itu bagian dari praktik tentang entrepreneurship yang diajarkan di kampus-kampusnya.
Baca Juga: Nyambi Mentor Les Privat, Segini Cuan yang Bisa Didapat Mahasiswa di Malang
Jika libur kuliah seperti sekarang, Farhan bisa full seharian standby menunggu orderan. Tapi, jika sedang kuliah, dia standby sore selepas asar hingga malam sekitar pukul 22.00. Menunggu orderan itu pun bisa dilakukan di kos sambil mengerjakan tugas kuliah.
Selain fleksibel secara waktu, nyambi jadi driver ojek online cukup gampang caranya. “Cukup daftar lewat aplikasi, datang ke kantor cabangnya, lalu bayar helm dan jaket. Udah, selesai,” terang Farhan.
Tapi, lanjut Farhan, sekarang lebih lama dan agak ribet. “Banyak yang milih bayar lewat komunitas. Emang harganya lebih mahal. Itungannya, Lu bayar jasa,” lanjut Farhan kepada Jawa Pos Radar Malang.
Baca Juga: Liburan sambil Cari Cuan? Ini 3 Pilihan Kerja Part Time untuk Mahasiswa di Malang
Meski harus membayar untuk jaket dan helm saat mendaftar, modal itu bisa segera kembali bahkan dalam hitungan hari.
Farhan mengaku, menjadi driver ojek online cukup membantunya dalam hal finansial. Hasilnya lumayan. Dalam sehari, Farhan bisa mendapatkan Rp 40.000 hingga Rp 100.000. Tergantung dari banyaknya customer dan jauhnya jarak yang ditempuh.
Jika seminggu bisa narik sampai lima hari saja, maka tinggal mengalikan. Penghasilan Rp 1-2 juta sebulan pun bukan hal yang sulit untuk dicapai. Angka yang cukup menggiurkan untuk menambah uang saku mahasiswa!
Penulis: Dzaky Wildan Maulana
Editor : Aditya Novrian