RADAR MALANG – Ramadan adalah momen yang tepat bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Namun, banyak orang merasa kesulitan untuk menjaga konsistensi dalam beribadah. Lemahnya niat dan motivasi kerap menjadi penyebab ibadah terasa berat dilakukan.
Supaya ibadah di bulan Ramadan membawa keberkahan, penting untuk mengetahui cara menjaga konsistensi ibadah. Berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk menjaga konsistensi ibadah selama Ramadan.
1. Membuat jadwal ibadah harian
Menyusun jadwal ibadah membuat Anda lebih disiplin sehingga ibadah yang direncanakan tidak terlewat. Tetapkan waktu tertentu untuk melaksanakan salat wajib, salat sunah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta melakukan ibadah lainnya.
Jika sibuk di tengah bulan Ramadan, Anda dapat menggunakan aplikasi Sajda yang berisi panduan ibadah lengkap, seperti fitur waktu salat, kompas arah kiblat, notifikasi azan, panduan zikir, hingga Al-Qur’an digital. Hal ini supaya ibadah yang telah Anda jadwalkan tidak terlewat dan dapat dilakukan di mana pun walaupun sedang sibuk.
Baca Juga: 3 Aplikasi Ini Mempermudah Keseharian di Bulan Ramadan
2. Menjaga pola makan
Kesehatan tubuh sangat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam melaksanakan ibadah. Pastikan Anda makan makanan yang bergizi saat sahur dan minum air secukupnya agar tubuh tetap terasa segar dan bugar.
Selain itu, jangan makan secara berlebihan karena dalam Al-Qur’an sudah disebutkan bahwa berlebihan mengkonsumsi makanan adalah hal yang tidak baik.
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّه لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
Artinya, “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS Al-A’raf: 31).
3. Menjauhi perbuatan maksiat
Perbuatan maksiat yang dilakukan oleh seorang Muslim dapat menyebabkan pelakunya malas untuk beribadah. Apabila maksiat tetap dijalankan di bulan Ramadan, maka dosa yang diberikan akan dilipatgandakan. Hal ini tercantum dalam surah Al-An’am ayat 160 yang berbunyi:
مَنْ جَاۤءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهٗ عَشْرُ اَمْثَالِهَا ۚوَمَنْ جَاۤءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزٰٓى اِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ
Artinya: “Barang siapa berbuat kebaikan balasan 10 kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).”
4. Mengurangi gangguan
Kurangi penggunaan media sosial atau kegiatan yang bisa mengganggu konsentrasi dalam ibadah. Fokuslah pada tujuan utama bulan Ramadan, yaitu memperbaiki diri sendiri dan meningkatkan jumlah amal serta ibadah yang dilakukan. Dengan mengurangi hal yang berpotensi mengganggu, kita juga dapat lebih khusyuk menjalani ibadah tersebut.
Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari! Pahami Rukun dan Syarat Wajib Puasa Ramadan
5. Tidak berlebihan melakukan ibadah
Ketika kita menjalankan ibadah selama bulan Ramadan, kita harus mengerjakannya dengan seimbang dan sesuai dengan kemampuan yang kita punya. Pasalnya berlebihan dalam beribadah dapat membuat diri sendiri merasa tertekan hingga kehilangan semangat untuk melanjutkannya. Rasulullah saw pernah bersabda:
خُذُوا مِنْ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوْا وَأَحَبُّ الصَّلَاةِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّتْ وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً دَاوَمَ عَلَيْهَا
Artinya, "Lakukanlah amal-amal yang kalian sanggup melaksanakannya, karena Allah tidak akan berpaling (dalam memberikan pahala) sampai kalian yang lebih dahulu berpaling (dari mengerjakan amal).” Dan shalat yang paling Nabi saw cintai adalah shalat yang dijaga kesinambungannya sekalipun sedikit. Dan Beliau bila sudah biasa melaksanakan shalat (sunnah) akan melakukannya dengan konsisten.” (HR Al-Bukhari).
Demikianlah lima tips menjaga konsistensi ibadah di bulan Ramadan. Kelima tips tersebut tidak akan berjalan dengan maksimal jika dalam diri kita belum timbul niat yang kuat. Oleh karena itu, tanamkan niat yang kokoh agar ibadah yang dijalani bermakna dan membawa perubahan positif dalam diri.
Penulis: Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian