MALANG KOTA, RADAR MALANG – Penyebab meninggalnya Mohammad Imam Muslimin atau Yai Mim akhirnya terungkap. Pihak kepolisian memastikan yang bersangkutan meninggal dunia akibat asfiksia, yakni kondisi kekurangan oksigen secara drastis.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Rakhmad Aji Prabowo menyampaikan hasil tersebut berdasarkan analisis medis.
“Dari hasil analisis dokter, tanda-tanda menonjol untuk asfiksia,” ujarnya, Senin malam (13/4).
Baca Juga: Yai Mim Meninggal Dunia, Kuasa Hukum Sebut Kasus Berpotensi Gugur
Menurut dia, Yai Mim meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, kondisi Yai Mim sempat dinyatakan sehat oleh tim dokter Polresta Malang Kota. Pemeriksaan dilakukan pada pukul 08.59 dengan tekanan darah 110/80 serta tanda vital lain dalam kondisi normal.
Namun, sekitar pukul 13.45, Yai Mim tiba-tiba terjatuh saat berjalan dari ruang tahanan nomor 4 menuju ruang pemeriksaan. Selama berada di ruang tahanan, ia diketahui ditempatkan sendirian sejak 19 Januari 2026.
Baca Juga: Breaking News: Yai Mim Tutup Usia pada Senin 13 April, UIN Malang Sampaikan Duka
Mengetahui kejadian tersebut, petugas segera membawa yang bersangkutan ke rumah sakit. Namun, Yai Mim lebih dulu dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Aji menyebut pihaknya belum dapat menyampaikan keterangan lebih rinci karena masih fokus pada penanganan jenazah.
“Saya mau mendampingi jenazah karena akan dimakamkan di Blitar,” imbuhnya.
Diketahui, Yai Mim merupakan warga Dusun Wonorejo, Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.
Editor : Aditya Novrian