RADAR MALANG - Pulang kampung bagi mahasiswa rantau menjadi momen sakral tersendiri bagi mereka. Tetapi keamanan di jalan merupakan suatu keutamaan yang harus dilakukan, kita juga tidak berharap ada kejadian yang tidak diinginkan di jalan.
Pasti untuk mahasiswa yang awam dan tidak tahu cara mengecek kendaraan mereka akan mengecek sepeda motornya ke bengkel dahulu. Nah jangan khawatir berikut kami akan membagikan tips cara menyervis ringan motor kamu yang pastinya mudah dan aman:
- Pastikan Ban Motor Kamu Tidak Kekurangan Angin.
Pertama yang paling awal kamu lakukan yaitu mengecek angin ban. Terlihat sepele tetapi memiliki peran penting bagi motor kamu. Kamu dapat menekannya, jika ban terasa keras dan tidak kempes berarti ban kamu dalam kondisi baik.
Akan tetapi kamu merasa ban agak kempes atau kempes parah sebaiknya kamu bisa mengisi angin atau mengeceknya di bengkel terdekat untuk mengeceknya. Untuk takaran angin kamu dapat mengeceknya dengan keadaan ban yang tidak terlalu keras.
- Cek Kekentalan dan Keadaan Oli
Pastikan mesin motor kamu dalam keadaan dingin di permukaan datar. Cabut tongkat pengukur oli (biasanya ada di dekat mesin, dengan gagang berwarna terang). Lap ujung tongkat, lalu masukkan kembali. Cabut lagi dan lihat level serta warna oli, pada tongkat biasanya terdapat tulisan max dan low jika oli kamu berada di level low maka kamu wajib untuk mengganti oli tersebut.
Untuk warna kamu dapat melihatnya jika:
- Warna bening keemasan = masih bagus.
- Warna cokelat tua atau hitam pekat = sudah saatnya ganti.
- Jika oli terlalu encer seperti air atau sangat kental seperti lumpur = oli tidak dalam kondisi ideal.
Cara untuk Mengecek lewat jari tangan:
- Jika terasa licin dan masih mengalir pelan = masih bagus.
- Jika terasa kasar atau terlalu encer/kental = harus diganti.
Jika sudah menempuh lebih dari 5.000–10.000 km (tergantung jenis oli dan kendaraan), oli biasanya sudah saatnya diganti meskipun tampak masih bagus. Terlihat sepele tetapi dapat menjaga mesin kamu tetap bagus dan overhead saat dijalan.
- Cek Kekenduran Rantai
Pertama-tama tekan rantai dengan tekan ke atas dan ke bawah dengan jari. Untuk tanda rantai normal harus memiliki kelonggaran sekitar 2–3 cm (tergantung standar tipe motor). Jika rantai terlalu longgar (lebih dari 3 cm) atau terlalu kencang (tidak bisa digerakkan), perlu disetel ulang lewat penyetel yang ada di kedua sisi motor.
- Cek Kedua Rem
Rem terasa pakem dan tidak perlu ditekan terlalu dalam berarti rem masih keadaan Normal dan jika rem terasa dalam, blong, atau lambat merespons maka kamu wajib mengecek kampas rem atau minyak rem.
Pertama cara untuk mengeceknya kamu bisa melihat level minyak rem yang ada di wadahnya, jika terasa kurang kamu dapat menambahkannya. Atau jika kamu merasa berdecit saat di rem. Maka kamu bisa membawanya ke bengkel untuk mengganti kampas remnya.
- Cek Kelistrikan Motor
Kelistrikan pada motor meliputi lampu (lampu kepala, lampu kota, lampu sein, lampu rem), stater dan klakson. Kamu dapat mengeceknya dengan menghidupkan setiap komponen tersebut. Jika kamu merasa semua bagian hidup maka sepeda motor siap dipakai. Akan tetapi jika salah satu ada yang mati kamu dapat membawanya ke bengkel terdekat untuk di cek.
Nah itulah tips untuk kamu mahasiswa rantau yang ingin pulang kampung. Terlihat biasa saja tetapi tidak boleh diabaikan lho. (run)
Editor : A. Nugroho